PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kena OTT KPK, 'Kado Pahit' untuk Nurdin Basirun di Ultah ke-62
Oleh : Ismail
Kamis | 11-07-2019 | 12:41 WIB
kado-ott.jpg honda-batam
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun saat merayakan Ultah ke-62 pada Minggu (7/7/2019). (Ist)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau, H. Nurdin Basirun terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tepat tiga hari setelah perayaan ulang tahunnya ke-62.

Seperti diketahui, pria kelahiran Pulau Moro, Kabupaten Karimun, itu baru saja merayakan hari lahirnya pada Minggu (7/7/2019) lalu.

Nurdin yang kala itu, sempat melepas sekitar 300 pesepeda dari 23 negara di Gedung Daerah Tanjungpinang, lalu diberikan kejutan berupa nyanyian serta kue ulang tahun oleh para stafnya.

Lalu, acara doa selamat dengan mengundang puluhan anak yatim, keluarga, staf dan para sahabat pun langsung digelar di rumah dinasnya kala itu.

Dalam perayaan ulang tahun itu, pria yang menjabat sebagai Bupati Karimun selama dua periode itu sempat berpesan akan melaksanakan tugas sebagai pimpinan daerah yang baik dan bertanggung jawab.

Tujuannya, yakni semata-mata demi kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepri dan pemerataan pembangunan di seluruh daerah. "Di sisa umur dan jabatan ini, tentu kita akan berupaya sebaik-baiknya menuntaskan pekerjaan dan amanah ini," pesannya, kala itu.

Seperti diketahui, Gubernur yang akrab dengan angka 757 ini (sesuai dengan angka kelahiran 7 Juli 1957) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada Rabu (10/7/2019).

Bersama dengan Nurdin, turut ditangkap dua Kepala Dinas di Pemprov Kepri, yakni Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Edi Sofiyan; dan Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup, Nilwan; dan ajudannya. Sedangkan dua orang lainnya yaitu sopir.

Dalam OTT itu, pihak KPK turut mengamankan barang bukti uang sebesar 6 ribu dolar Singapura. Diduga OTT tersebut berkaitan dengan kasus suap rencana perizinan lokasi reklamasi di wilayah Kepulauan Riau.

Editor: Gokli