PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

5 Tips Berlibur Nyaman Bersama Balita Kesayangan
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 07-06-2019 | 16:16 WIB
balita-liburan1.jpg honda-batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Mengajak balita menikmati liburan pertama kalinya menjadi tantangan bagi setiap orang tua. Tentu saja Anda ingin agar liburan saat lebaran ini menjadi momen yang berkesan tanpa menggadaiakan kenyamanan Anda, pasangan, dan si kecil.

Supaya liburan tetap seru, menyenangkan, dan terasa nyaman, simak tips berikut ini.

1. Pastikan kondisi kesehatan prima
Sebelum berangkat liburan, Anda harus memastikan kondisi kesehatan Anda sendiri, pasangan, dan buah hati dalam kondisi prima. Balita yang sedang demam berpotensi terus-menerus rewel selama dalam perjalanan karena merasa tidak nyaman, yang akan mengganggu kenyamanan Anda, pasangan, dan orang lain di sekitar Anda. Anda dan pasangan juga dituntut untuk fit agar dapat saling bergantian memberikan penjagaan ekstra selama menjalani liburan pertama ini.

2. Atur perlengkapan yang akan dibawa jauh-jauh hari
Menyiapkan perlengkapan sejak jauh-jauh hari akan membuat Anda memiliki waktu untuk membawa barang dengan bijaksana, dan seperlunya. Semakin mepet persiapan yang dilakukan, semakin besar kemungkinan membawa perlengkapan yang tidak diperlukan, namun justru melupakan barang yang multifungsi yang pasti digunakan seperti selimut. Hint: tidak perlu membawa banyak makanan karena dapat dibeli selama perjalanan, dan jangan ragu untuk mencuci pakaian selama liburan.

3. Hindari tempat yang terlalu ramai, bising, atau panas menyengat
Balita cenderung mudah stres di tempat-tempat yang terlalu ramai, bising, atau suhu udaranya panas menyengat. Akibatnya, dia tak akan menikmati perjalanan dan rewel. Situasi ini biasanya akan membuat Anda dan pasangan ikut stres sehingga tidak dapat menikmati liburan. Selain itu, mengajaknya ke tempat yang sangat ramai akan meningkatkan risiko tertular penyakit.

4. Rencanakan liburan yang singkat saja
Ingat, Anda membawa serta balita yang baru saja menikmati perjalanan jauhnya dari luar rumah untuk pertama kali. Cukup tetapkan satu daerah, dengan maksimal dua objek wisata dalam satu hari. Terlalu banyak target lokasi akan membuat Anda dan si kecil jadi cepat lelah dan mudah kehilangan konsentrasi.

5. Pelajari setiap lokasi wisata yang akan dikunjungi dengan detil
Sebelum berangkat, pastikan Anda paham medan. Cari tahu apakah lokasi tersebut ramah untuk anak, menyediakan sarana sanitasi yang baik, memiliki fasilitas penunjang yang ramah anak seperti restoran ramah anak, dan klinik kesehatan yang mudah dijangkau. Ini penting untuk mencegah Anda terlalu cemas yang justru akan membuat berantakan rencana liburan Anda.

Sumber: Tempo.co
Editor: Yudha