PKP

Warga Perum Buanaraya Kesal Surat Suara Presiden Kurang 109 Lembar
Oleh : Hendra Mahyudi
Rabu | 17-04-2019 | 12:05 WIB
surat-suara-kurang.jpg honda-batam
Warga kesal karena surat suara presiden kurang. (Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Masyarakat bergerombolan mendadak mengelilingi perwakilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kecamatan Sagulung di TPS-122, Perumahan Buanaraya, Sagulung, Rabu (17/4/2019).

Hal ini terjadi karena warga kesal surat suara Presiden di TPS-122 tersebut kurang 109 lembar dari total semua jumlah DPT di wilayah tersebut.

"Surat suara Presiden di TPS-122 kurang 109 lembar dari jumlah DPT 237. Itu di luar DPTb (Form A5) dan DPK," ujar Juli Susanti, petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Pantauan BATAMTODAY.COM, di lapangan sempat terjadi perang mulut antara warga dengan pihak Panwaslu kota Batam, karena beberapa orang keberatan hak suara mereka hangus begitu saja, jika surat suara kurang tidak segera dilengkapi.

"Jadi nanti untuk 100 yang kurang ini, kalau tidak datang surat suara presidennya, suara kami yang hangus gimana?" ujar Andi C Hutasoit, warga sekitar.

Meski hal ini telah selesai diperdebatkan dan kesepakatan telah didapatkan serta pencoblosan tetap berlanjut, namun warga menunggu janji pihak Panwaslu, agar mengelarkan kekurangan ini sebelum pukul 13:00 WIB siang ini.

"Kalau tidak kelar jam 1, warga minta pemilu ditunda aja," pungkas Andi.

Editor: Chandra