PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Disnaker Bintan Tak Tahu Ada Rekrutmen Karyawan di PT Singatac Lobam
Oleh : Harjo
Sabtu | 06-04-2019 | 09:04 WIB
tak-lapor-disnaker.jpg honda-batam
PT Singatac di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Bintan. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan, ternyata tidak mengetahui adanya penerimaan karyawan PT Singatac di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam.

Hal tersebut diduga karena manajemen perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal tersebut, memang tidak melaporkan adanya penerimaan karyawan baru tersebut. Demikian diakui Kepala Disnaker Bintan, Indra kepada BATAMTODAY.COM, Jumat (5/4/2019).

"Sejauh ini, kita juga belum menerima informasi dari perusahaan, kalau ada penerimaan karyawan di perusahaan tersebut. Seharusnya, hal tersebut juga manajemen menyampaikan informasi kepada kita (Dsnaker)," ujarnya.

Namun, kata Indra, terkait hal tersebut pihaknya akan segera melalukan kroscek ke lapangan. Serta akan segera menerbitkan surat edaran terkait penerimaan karyawan baru di perusahaan. Sebab, memang informasi seperti itu belum ada masuk ke Disnaker Bintan.

Dari sisi lain, keberadaan tenaga kerja lokal, hendaknya juga tidak diabaikan oleh perusahaan. Terutama warga yang ada di sekitar KIB Lobam dan warga Bintan pada umumnya.

Diberitakan sebelumnya, keberadaan PT Singatac yang bergerak di bidang galangan kapal atau shipiyard di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam dan dengan pengelolanya PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, tidak seperti yang diharapkan masyarakat setempat. Bahkan, apa yang dijanjikan kepada calon pekerja lokal, hanya sekedar memberikan angin sorga belaka.

"Miris, calon pekerja lokal yang akan mengisi lowongan kerja yang dibutuhkan PT Singatac yang diberi pengharapan palsu. Perusahaan itu PHP (pemberi harapan palsu). Bagaimana tidak, apa yang diminta oleh pihak manajemen sudah diikuti. Tetapi saat mulai bekerja, justru pekerja dari luar daerah yang mengisi pekerjaan yang dijanjikan," ungkap tokoh pemuda Serikuala Lobam, M Dragon kepada BATAMTODAY.COM di Serikuala Lobam, Jumat (5/4/2019).

Kata dia, pihak manajemen Singatac, kalau memang tidak memberikan kesempatan kepada pekerja lokal atau masyarakat yang ada di sekitarnya kesempatan mendapatkan pekerjaan. Setidaknya jangan sampai menjanjikan, apa lagi sampai meminta data lengkap calon pekerja.

"Kalau memang pihak kawasan dan PT Singatac khususnya, menutup diri hendaknya tidak menjanjikan kepada warga setempat. Karena warga sekitar, bisa memahami, apabila ada pekerjaan harus dengan skill khusus, tetapi kalau yang tidak perlu skill khusus juga didatangkan dari luar, jelas ini ada diskriminasi," tambahnya.

Editor: Gokli