PKP

Atasi Debu, Satpol PP Terpaksa Siram Lokasi STQ Anambas dengan Air Laut
Oleh : Alfredy Silalahi
Kamis | 14-03-2019 | 15:52 WIB
debu-stq1.jpg honda-batam
Petugas Satpol PP Menyiram lapangan tempat berlangsungnya STQ Kabupaten Anambas. (Foto: Fredy)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Untuk mendukung pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) ke VI tingkat kabupaten agar berjalan lancar tanpa ada gangguan polusi debu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Anambas mengerahkan sejumlah personilnya untuk menyiramkan air di sekitar lokasi perhelatan. Uniknya, air yang digunakan untuk menyiram bukan air tawar melainkan air laut.

"Iya, pakai air laut. Sebab, kalau mau pakai air tawar, terlalu jauh kita ambil dari sumbernya. Sementara kalau mau pakai air pipa, debitnya terbatas dan warga kita juga lagi kekurangan air saat ini,"kata Sekretaris Sapol PP Anambas, Herry Fakhrizal, Kamis (14/3/2019).

Dalam satu hari, petugas bisa berkali-kali menyiramkan air ke seluruh area lokasi. Ini dilakukan, agar para tamu serta pengunjung merasa nyamanselama acara berlangsung tanpa ada gangguan debu. Sebab diketahui, hanya 10 persen lapangan sepak bola Sulaiman Abdullah tempat perhelatan berlangsung ditumbuhi rumput sementara selebihnya pasir.

"Intinya, kita ingin seluruh tamu dan pengunjung tidak risih selama menyaksikan acara gara-gara debu. Kan tahu sendiri kalau saat ini musim kemarau. Jadi itu yang kita antisipasi sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir,"ungkapnya.


Meski menggunakan air laut namun, bukan perkara mudah bagi petugas untuk mengalirkan air hingga kelokasi acara. Petugas terpaksa membentangkan selang sepanjang 300 meter lebih serta dibantu 3 mesin air berkekuatan 100-150 bar agar air bisa mengalir sampai ke lokasi.

"Anggota yang kita tugaskan untuk ini ada sekitar 6-8 orang lah tergantung kebutuhan dilapangan," tutup Herry.

Editor: Yudha