PKP

Tinggalkan BP Batam, Lukita Hadiahkan BICC bagi Agenda Pariwisata Batam
Oleh : Nando Sirait
Jum\'at | 11-01-2019 | 12:52 WIB
pisah-haru1.jpg honda-batam
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan 3 Deputi Yusmar Anggadinata, Eko Budi Soepriyanto serta Bambang Purwanto saat melakukan salam perpisahan dengan karyawan BP Batam. (Foto: Nando Sirait)

BATAMTODAY.COM, Batam - Batam International Culture Carnival (BICC) menjadi kado peninggalan mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, bagi masyarakat Batam.

Meski tak lagi menjabat sebagai pimpinan BP Batam, namun BICC akan tetap digelar karena masuk dalam 100 kalender event Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tahun 2019, dan menjadi satu-satunya event unggulan yang disumbang dari Batam.

"Ide BICC, kami melihat waktu itu kondisi ekonomi Batam sudah mendalami titik terendah. Kwartal II tahun 2017 berada di bawah 1,07 persen. Kami datang di penghujung kwartal III tahun 2017," ujar Lukita di sela-sela serah terima jabatan beberapa waktu lalu.

Lukita juga mengakui pelaksanaan BICC juga belajar dari event pariwisata di Banyuwangi, yang membuat banyak penerbangan langsung ke sana, akhirnya tercetuslah ide untuk membuat satu even pariwisata saat itu.

"Kami melihat yang dapat memacu dengan cepat pertumbuhan ekonomi, ya dari pariwisata," lanjutnya.

Diakui Lukita, untuk pengembangan pariwisata memang ada dua hal yang bisa dikerjakan. Bisa dengan membuat event atau membangun destinasi wisata. Pengadaan BICC sendiri juga diakuinya, dengan adanya peran dari Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) yang memiliki ide untuk pembentukan panitia BICC 2018.

Sebelumnya, mereka juga membandingkan kondisi letak geografis Batam dengan kondisi di Jember. Jember yang berada di tengah Pulau Jawa, dan posisinya lebih terpencil dibanding Batam, nyatanya bisa lebih maju dan mendunia gara-gara event karnaval.

Sementara dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan III-2017 tumbuh sebesar 2,41 persen. Kemudian pada triwulan IV-2017, kembali naik, tumbuh sebesar 2,57 persen. Dengan berbagai event dan kegiatan lainnya di Kepri, kembali pertumbuhan ekonomi di Kepri mengalami peningkatan pada tahun berikutnya, 2018. Pertumbuhan ekonomi Kepri naik dua kali lipat, berada di angka 4 koma. Walaupun sempat menurun menjadi 3 koma.

Editor: Yudha