Bupati Karimun Bagikan 576 Paket LPG 3 Kg di Kelurahan Harjosari
Oleh : Wandy
Kamis | 06-12-2018 | 12:52 WIB
rafiq-gas1.jpg honda-batam
Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyerahkan secara simbolis paket konversi minyak tanah ke LPG 3kg di Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Pemerintah Kabupaten Karimun membagikan paket perdana konversi LPG 3 kg kepada masyarakat di Kantor Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing, Kamis (6/12/2018).

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, untuk bantuan paket perdana konversi LPG 3 kg tersebut akan diberikan kepada 45.857 orang yang terdiri dari rumah tangga dan pelaku usaha. Dimana pelaku usaha di Karimun ini ada 626 orang.

"Konversi dari minyak tanah ini sebenarnya sudah pernah kita usulkan pada 2015 lalu, namun 2018 baru terealisasi. Dan mudah-mudahan pada 15 Desember 2018 ini pendistribusian kepada 45.857 orang di 12 Kecamatan selesai dibagikan. Untuk hari ini kita bagikan untuk Kelurahan Harjosari sebanyak 576 orang," kata Rafiq.

Namun dikatakan Rafiq, berdasarkan data masyarakat Kabupaten tahun 2018 meningkat sekitar 70 ribu jiwa, dari tahun 2015 lalu berjumlah 45.857 saat diusulkan. Maka saat ini minyak tanah masih digunakan namun untuk pasokannya di kurangi. Sebab masih banyak masyarakat yang menggunakan minyak tanah.

"Minyak tanah tidak sekaligus dihapuskan, karena masih banyak masyarakat yang menggunakan. Apabila seluruh masyarakat Kabupaten Karimun sudah mendapatkan paket konversi LPG 3 kg ini baru kita stop pasokan minyak tanah," kata Rafiq.

Sebelumnya, pembagian paket Konversi LPG 3 Kg sudah dilakukan di Kelurahan Kapling, lalu di Kelurahan Harjosari. Jadi untuk pembagiannya dimulai dari Kecamatan Tebing.

"Dan untuk pembeliannya masyarakat dapat membeli pada agen yang telah ditunjuk. Berdasarkan hasil rapat iswanamigas ditetapkan sementara Rp25.000 namun untuk Kecamatan Moro dan Durai harga sedikit naik, karena dilihat dari jarak yang ditempuh," katanya

Pemerintah Kabupaten Karimun berharap kepada masyarakat atas bantuan yang diberikan ini dapat dipergunakan dan jangan dijual atau diberikan kepada orang lain. Sementara untuk kepada para agen jangan menaikkan harga sembarangan karena ada ancaman dikenakan sanksi secara hukum.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Ditjen Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso mengatakan, ini merupakan program strategis, dimana program ini juga menyongsong infrastruktur yang ada. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat menunjang kebutuhan sehari-hari.

"Untuk penambahan kuota yang ada pada saat ini, kita akan lihat kemampuan APBN jika memungkinkan untuk meningkatkan kuota di kabupaten Karimun akan kita lakukan," kata Alimuddin.

Terkait pendistribusian, pihaknya juga sudah meminta kepada tim untuk melakukan verifikasi secara mendetail untuk daerah-daerah yang akan menerima, agar program ini lebih tepat sasaran.

"Kita sudah minta kepada tim untuk dilakukan verifikasi agar program ini lebih tepat sasaran," katanya.

Editor: Yudha