PKP

Mabes Polri Ajak Masyarakat Batam Ciptakan Pemilu Damai 2019
Oleh : Romi Chandra
Sabtu | 13-10-2018 | 14:52 WIB
pembagian-sembako1.jpg honda-batam
Pembagian sembako secara simbolis oleh Kombes Dedy Djunaedy disela sosialisasi pemilu damai. (Foto: Romi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Penyelenggaraan Pemilu 2019, yang saat ini tahapannya sudah dimulai, diharapkan bisa berjalan aman, lancar dan damai. Hal itulah yang dilakukan berbagai pihak bahkan juga kepolisian.

Seperti di Radio Hang FM, Batam Center, telah dilakukan deklarasi Pemilu Damai yang diakomodir oleh Kamneg Mabes Polri bersama yayasan atau PT radio Hang FM beserta beberapa komunitas dan yayasan pendidikan islamnya. Termasuk juga pondok pesantren yang ada di bawah media Hang FM, Sabtu (13/10/2018).

Kegiatan ini, juga bertemakan 'Melalui silaturahmi kita tingkatkan wawasan kebangsaan dalam mensukseskan Pemilihan Anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden serta Wakil Presiden RI tahun 2019 dengan aman dan damai'.

Wadir Kamneg Mabes Polri, Kombes Dedy Djunaedy, yang berkesempatan hadir, udai kegiatan mengatakan, ini merupakan kegiatan yang sudah dipersiapkan dari Mabes Polri bersama Kementrian Agama, dan Kepolisian setempat.

"Kemudian untuk di Batam melibatkan komunitas maupun yayasan atau PT radio Hang FM beserta beberapa komunitas dan yayasan pendidikan islamnya. Termasuk pondok pesantren yang ada di bawah media Hang FM," ujar Dedy.

Tujuan kegiatan ini jelasnya, tentunya untuk memupuk kemudian mengembangkan, dab menumbuhkan perasaan persaudaraan antara sesama. Mulai dari alim ulama, Polri, pemerintah dan termasuk masyarakatnya.

"Tumbuhnya rasa persaudaraan itu, tentunya untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dari mulai sekarang hingga pada pemilihan anggota legislatif maupun presiden tahun 2019 nantinya. Untuk tahapannya sudah dimulai dari sekarang," jelasnya.

Dilanjutkan, Kegiatan itu dilakukan di seluruh Indonesia. "Kita tidak hanya mendekatkan diri kepada bidang keagamaan. Kita juga melakukan pada komunitas lain, seperti komunitas olahraga kepemudaan dan organisasi masyarakat baik bidang sosial, budaya dan lainnya," tambah Dedy.

Ia juga nengharapkan, pendeklarasian damai yang dikakukan di seluruh Indonesia tidak hanya pada saat pesta demokrasi tapi berlanjut sehingga situasi kamtibmas itu terus terjaga.

"Deklarasi ini sudah dibicarkaan sebelumnya. Dengan adanya deklarasi menunjukkan bahwa dari masing-masing diri mereka mengikrarkan diri menciptakan situasi kamtibas," tegasnya.

Dalam kegiatan itu, selain pendeklarasian pesta demokrasi damai, juga dilakukan pembagian sembako untuk warga.

"Pembagian sembako dilakukan oleh yayasan disini. Kami memfasilitasi acara. Kebetulan dari bidang sosialnya juga sudah menyiapkan sembako untuk dibagikan," tutur Dedy.

Sementara Kepala Kemenag Kota Batam, Erizal Abdullah, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegistan ini adalah suatu hal yang positif apalagi dalam menyonsong tahun politik.

"Adanya deklarasi damai untuk melaksanakan pemilu tentunya mampu menjaga keutuhan NKRI. Termasuk juga nenghindari berita yang hoax, ini suatu yang bagus saya kira," paparnya.

Ia juga mengimbau kepada warga khususnya yang hadir tadi, untuk memastikan dirinya terdaftar dalam pemilu nanti. Serta, menggunakan hak suaranya dan disalurkan pada orang yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

"Semua orang memiliki hak yang sama baik rakyat biasa maupun pejabat. Dengan kata lain, pergunakanlah hak pemimilihan suara nanti dengan baik dab sesuai dengan harapan," pungkasnya.

Editor: Yudha