Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Perampok Beraksi di Tiban 3

Mulut di Lakban, Kepala Ditodong Pistol
Oleh : Roni Ginting/Dodo
Rabu | 01-02-2012 | 11:23 WIB
rumah-yg-dibobol.gif Honda-Batam

Rumah Ahmad di Tiban 3 yang menjadi sasaran perampokan dini hari tadi. (Foto: Roni/batamtoday).

BATAM, batamtoday - Dua rampok bersenjata apai menyatroni rumah milik keluarga Ahmad (49) di Tiban 3 Blok A3 No.40, pada Rabu (1/2/2012) pukul 03.30 WIB dini hari. Dua orang pelaku yang mengenakan sebo berhasil membawa kabur uang tunai Rp2 juta, tiga unit handphone dan laptop dengan total kerugian Rp10 juta. 

Informasi yang diperoleh dari Ahmad yang ditemui dirumahnya, tadi malam sekitar pukul 12.00 WIB dia sempat terbangun dan makan karena kelaparan. Setelah itu tertidur dikamar anaknya. Sekitar pukul 02.00 WIB Ahmad dibangunkan anaknya minta diantar kencing ke kamar mandi. 

"Karena sudah ngantuk berat saya tidur lagi," kata Ahmad. 

Tiba-tiba Ahmad tersentak dibangunkan oleh istrinya Aini Farida (52) yang mulutnya dudah dilakban. Dia kaget, langsung membuka lakban istrinya. Saat itu pula istrinya teriak ada maling. 

"Saya langsung bangkit dan coba mengejar pelakunya tapi sudah kabur," ungkapnya. 

Masih menurut Ahmad berdasarkan cerita istrinya, pelaku dua orang memakai sebo atau topeng masuk ke dalam kamar istrinya. Setelah itu mengejutkan istrinya dan menutup mulutnya dengan lakban sembari menodongkan senjata api jenis pistol di kepala Aini. 

"Satu orang menodong pistol. Sedangkan satunya lagi mondar-mandir mengambil uang dan barang. Pelakunya satu tinggi dan satunya badannya sedang," ungkap Ahmad. 

Pelaku mengambil tas milik Aini yang berisi uang tunai Rp2 juta, 3 unit handphone. Lalu mengambil laptop yang terletak di kamar. Selain itu mengambil uang Rp100 ribu dari dalam saku baju dan mengambil mainan anaknya yang baru dibeli.

 

"Waktu kita telusuri, satpam perumahan memang ada melihat orang masuk komplek dengan mengendarai sepeda motor. Namun tidak mengira itu perampok," lanjut Ahmad. 

Diduga pelaku masuk ke dalam rumah lewat pagar samping karena pintu dan pagar depan rumah masih tergembok. 

"Kita sudah membuat aduan ke Polsek Sekupang tadi pagi jam 05.00 WIB. Tapi belum buat LP karena istri saya masih trauma," katanya. 

Sementara itu, Aini enggan untuk diwawancara karena masih trauma dengan kejadian yang menimpanya.