Tanker dari Batuampar Ditabrak Tanker MV Stolt Commitment di Perairan Internasional, 6 ABK Hilang
Oleh : Irwan Hirzal
Kamis | 17-12-2015 | 09:45 WIB
IMG_20151217_105825-1.jpg
Inilah saat-saat tanker naas sebelum tenggelam di perairan internasional. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Batam - Insiden kecelakaan kapal di laut kembali terjadi. Kali ini antara kapal tanker MT/Thorco Cloud V2FU6 bertabrakan dengan kapal tanker MV Stolt Commitment di perairan internasional pada titik kordinat 1'-12-64-N-103'-54"-105-E, Rabu (16/12/2015) malam.

Dari data yang dihimpun BATAMTODAY.COM, kronologis kejadian bermula saat MT Thorco Cloud berlayar dari Pelabuhan Batuampar, sekitar pukul 19.30 Wib, saat melakukan crosing ke Singapore ditabrak oleh MV Stolt Commitment yang berlayar dari arah Singapura tujuan ke Taiwan.

"Benar, kapal tanker Thorco Cloud tabrakan dan tenggelam di perairan jalur internasional," ujar Direktur Polair Polda Kepri, Kombes Pol Hero Baktiar, Kamis (17/12/2015) pagi tadi.

Dalam insiden tabrakan tersebut kapal tanker Thorco Cloud yang belum diketahui isi muatannya, hendak menuju Somalia dari perairan Batuampar.

"Keterangan sementara, kapal tanker itu baru berlayar dari Batuampar menuju Somalia. Insiden tabrakanya masih didalami," tambahnya.

Namun demikian, kapal tanker Thorco Cloud saat ini tenggelam di perairan jalur internasional membawa 12 anak buah kapal (ABK), 6 diantaranya hilang.

"6 orang selamat dan dibawa oleh TNI AL untuk diperoses. Sementara sisanya akan dilakukan pencarian hari ini," kata Hero, demikian perwira menengah polisi itu biasa disapa. 

Hero mengakui, pihaknya sudah menurunkan bantuan kapal untuk melakukan proses pencarian ABK yang hilang.

"Kita bantu proses pencarian hari ini dan mengantur arus lalulintas dilaut. Sehingga tidak ada insiden tabrakan kembali," tuturnya.

Sementara itu Kepala Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP)  Roseno mengaku sudah menurunkan 3 kapal negara KN 330, KN  366 dan KN Sarontama dari pangkala Tanjunguban. "Kita bantu proses pencarian, karena dilokasi kejadian banyak tumpahan minyak," ungkapnya. 

Editor: Dardani