Ricuh Warnai Debat Calon Gubernur Kepri
Oleh : Ahmad Rohmadi
Selasa | 24-11-2015 | 22:59 WIB
IMG_20151124_214952.jpg
Suasana kericuhan antara sesama pendukung calon Gubernur Kepri. (Foto: Ahmad Rohmadi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), yang berlangsung di Hotel Pacific, Batuampar, Batam, Selasa (24/11/205) malam, diwarnai kericuhan di penghujung acara penutupan.


Kejadian berawal ketika tim sukses dari salah pasangan nomor urut dua Soerya-Ansar menemukan alat peraga kampanye pasangan nomor urut satu, Sani-Nurdin ada di dalam ruangan debat.

Tim sukses SAH yang merasa dicurangi langsung marah dan mengejar salah satu tim sukses Sanur yang diduga membawa alat peraga kampanye tersebut.

"Tangkap dia, tangkap dia. Peraturan sudah jelas bahwa tidak boleh membawa alat kampanye. Apa-apan ini," teriak salah satu pendukung SAH, Selasa (24/11/2015) malam.

Kerusuhan tersebut sempat mengagetkan kedua pasangan calon dan para tamu undangan yang hadir. Untungnya ada aparat kemanan dari kepolisian.

Menanggapi hal itu, usai acara Ketua KPU Kepri Said Sirajuddin menyampaikan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya diserahkan kepada Bawaslu Kepri.

"Kalau memang ada pelanggaran salah satu calon, kita akan menindaklanjuti sesuai arahan dari Bawaslu," katanya. Baca: KPU Kepri Batasi Timses Hadiri Debat Cagub Kepri

Editor: Dardani