Kementerian Perhubungan Pesan 5 Kapal di Batam

Horee, Shipyard Batam Menggeliat Lagi!
Oleh : Harun Al Rasyid
Kamis | 19-11-2015 | 15:54 WIB
IMG_20151119_115400.jpg
Peresmian Pembangunan 2 Unit Kapal KPP 32M Hull-296 dan Hull-297 di PT Citra Shipyard Sagulung Batam. (Foto: Harun Al Rasyid)

BATAMTODAY.COM, Batam - Perlahan tapi pasti, industri shipyard di Batam kembali menggeliat. Ini ditandai dengan adanya pemesanan 5 unit kapal dari Kementrian Perhubungan. Dua unit kapal Pengamat Perambuan akan dibuat oleh PT Citra Shipyard dan 3 lainnya dibuat PT Multi Prima. 


Staf Ahli Menteri Perhubungan Indonesia, Ir Antonius Tonny Budiono MM --saat meresmikan acara pembangunan 2 unit kapal Pengamat Perambuan di PT Citra Shipyard, Seilekop, Sagulung, Batam, Kamis (19/11/2015), mengatakan, kedua kapal yang akan dikerjakan oleh PT Citra Shipyard adalah KPP 32M Hull-296 dan Hull-297. 

Kedua kapal ini, sesuai masa kontrak, akan diselesaikan dalam tempo 450 hari kalender. Sementara dana pembuatan kapal ini diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015 sebanyak Rp68 miliar.

Ir Antonius Tonny Budiono sebagai perwakilan dari Kementrian Perhubungan mengatakan, kapal-kapal yang dimiliki kementerian sekarang sudah ujur dan perlu diremajakan. Dalam waktu 5 tahun ke depan, akan dibangun 50 kapal lagi untuk ditempatkan di seluruh Indonesia. Untuk tahun 2015 hanya akan dibangun sebanyak 20 kapal saja. 

"Kapal-kapal kita sekarang udah pada tua semuanya, jadi butuh peremajaan. Kita akan buat lagi 50 kapal dalam 5 tahun ke depan," terangnya. Baca juga: Tak Singgung Soal Listrik, Sani Sampaikan tentang Gas, Shipyard dan Pelabuhan Visa ke Presiden

Kapal dengan spesifikasi panjang 32,85 meter dengan luas 6,26 meter itu memuat sebanyak 14 crews kapal dengan kecepatan 20 knots. Rencananya, pengoperasian kedua kapal ini akan ditempatkan di Distrik Navigasi kelas II Sabang, dan Distrik Navigasi Kelas II Sibolga. "Setelah selesai pembuatan nanti, akan kita tempatkan di Sibolga dan Sabang," ujarnya.

Kapal Pengamat Perambuan tersebut digunakan untuk memantau Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), melaksanakan perawatan darurat SBNP, membantu tugas SAR dan tugas-tugas pemerintah lainnya.

Sementara itu, Hendri Osfarizal sebagai perwakilan dari PT Citra Shipyard dalam mengatakan, pihaknya akan mengedepankan kualitas dan membangun ke-2 kapal tersebut dengan sebaik-baiknya. Baca juga: Jokowi Wajibkan BUMN Gunakan Kapal Buatan Dalam Negeri

Sebagai kontraktor pelaksanaan pembangunan kapal negara kenavigasian ini, pihaknya akan merancang sesuai dengan ketentuan dan spek yang berkualitas mumpuni sehingga dapat memberikan manfaat yang besar. 

"Kita akan bangun kapal ini dengan kualitas kapal yang mumpuni. Bila perlu sebelum masa kontrak, kita sudah selesai membuatnya," ujar Hendri. 

Editor: Dardani