Semua Kerusuhan Pilkada Disebabkan Penyelenggaranya
Oleh : Saibansah
Jum'at | 16-10-2015 | 09:43 WIB
P_20151016_091704.jpg
Hendriyanto (kemeja putih) saat diwawancarai Batamtoday.com. (Foto: Saibansah)

BATAMTODAY.COM, BATAM - Ketua KPU Kota Batam periode 2008-2013, Hendriyanto mengatakan, hampir semua kerusuhan terkait Pilkada di Indonesia disebabkan karena penyelenggarannya. Karena itulah, tidak tertutup kemungkinan hal yang sama juga terjadi di KPU Batam.

Hal itu diungkapkannya menjawab BATAMTODAY.COM, terkait dengan aksi demo para pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo-Ansar Ahmad (SAH) dan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Ria Saptarika-Sulistyana (RIALIS) di depan Kantor KPU Kota Batam, Sekupang Batam, Kamis (15/10/2015). 

"Hampir semua puncak masalah seluruh kerusuhan yang terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah di berbagai daerah bersumber dari penyelenggaranya," kata Hendriyanto saat ditemui di Batam Center.

Ditambahkannya, penyelenggara harus bisa memilah-milah masalah yang ada dalam menyelenggarakan Pemilu. Dan komisioner KPU harus memahami seluruh aturan yang ada di PKPU. "Jangan begitu muncul masalah, baru baca aturan PKPU," tegasnya. 

Persoalan data pemilih adalah persoalan klasik yang akan selalu muncul dalam setiap Pemilu. Karena, data pemilih ini adalah penentu bagi pasangan calon untuk meraih suara. 

"Yang disorot pertama kali oleh baik timses maupun pasangan calon adalah data pemilih ini. Kalau di data pemilih ini bisa mulus saja alias tidak ada protes yang berarti, maka diyakini bahwa Pemilunya bisa berjalan dengan lancar," tegasnya.

Editor: Dardani