Program Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Gaet Ribuan Warga, Fokus pada Deteksi Dini Penyakit
Oleh : Aldy
Sabtu | 05-04-2025 | 15:04 WIB
ckg-btm.jpg
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Sekupang, Kota Batam. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Batam - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam dalam rangka ulang tahun warga berhasil menarik antusiasme masyarakat.

Sejak diluncurkan pada 3 Februari 2025, tercatat sebanyak 1.496 warga yang berulang tahun pada periode program telah memanfaatkan layanan ini di berbagai Puskesmas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam, Meldasari, menjelaskan program ini sempat jeda selama libur Lebaran, dan akan kembali beroperasi mulai 8 April 2025. Saat ini, 21 puskesmas telah dilibatkan dalam pelaksanaan program, meliputi wilayah kota hingga daerah terpencil seperti Galang dan Rempang Cate.

"Program ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara gratis tepat di hari ulang tahun mereka," ujar Melda, Sabtu (5/4/2025).

Dari data yang dihimpun Dinkes, kelompok usia 40 hingga 59 tahun menjadi peserta paling aktif, dengan total 254 orang. Setiap hasil pemeriksaan dicatat dalam 'Rapor Kesehatan' yang terintegrasi dengan aplikasi Satu Sehat Mobile milik Kementerian Kesehatan.

Jika ditemukan hasil yang tidak normal, lanjut Melda, pasien akan langsung dirujuk untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit atau puskesmas terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, menyatakan program ini merupakan langkah skrining awal, bukan pengobatan. Tujuannya adalah mendeteksi potensi penyakit sejak dini, terutama penyakit tidak menular seperti kanker serviks dan kanker payudara.

"Peluang sembuh akan jauh lebih besar jika penyakit seperti kanker ditemukan sejak awal. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting," jelas Didi.

Untuk mengikuti program ini, warga cukup mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile, melengkapi data diri dan menjawab kuesioner skrining. Setelah itu, mereka akan mendapatkan kode tiket digital yang dibawa ke puskesmas bersama kartu identitas.

Jenis pemeriksaan yang diberikan menyesuaikan dengan usia peserta. Misalnya, bayi dan anak mendapatkan layanan deteksi tumbuh kembang, tuberkulosis, dan gangguan pendengaran, sedangkan orang dewasa dan lansia mendapatkan skrining kesehatan jiwa, fungsi organ, serta deteksi kanker.

"Program ini terbuka untuk warga usia 0-6 tahun dan 18 tahun ke atas. Di hari ulang tahun, warga tak hanya mendapat kado, tapi juga kesempatan menjaga kesehatan secara cuma-cuma," tutup Didi.

Editor: Gokli