Kolaborasi OJK Riau dan BRK Syariah Mendorong Literasi Keuangan

Ratusan Kepsek SD dan SMP di Selatpanjang Antusias Ikuti Sosialisasi Program KEJAR
Oleh : Aldy
Jum\'at | 28-02-2025 | 13:44 WIB
Sos-KEJAR.jpg
Sosialisasi literasi keuangan dan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Hotel Aka Selatpanjang, Kamis (27/2/2025). (Ist)

BATAMTODAY.COM, Selatpanjang - Lebih dari 100 Kepala Sekolah SD dan SMP di Kabupaten Kepulauan Meranti menghadiri sosialisasi literasi keuangan dan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau bekerja sama dengan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aka Selatpanjang, Kamis (27/2/2025), ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini di kalangan pelajar.

Meski bertepatan dengan masa libur jelang Ramadan, para peserta tetap antusias mengikuti paparan yang disampaikan oleh Rahmadani Masykur dari OJK Riau dan Bengki Gultom dari BRK Syariah.

Acara ini dibuka oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Kepulauan Meranti, Rokhaizal, serta dihadiri oleh Sekda Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto, perwakilan Dinas Pendidikan, serta Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Abdul Rohim.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, menekankan Program KEJAR merupakan bagian dari upaya membangun budaya menabung sejak dini serta mendukung program Hari Indonesia Menabung (HIM). "Kami berharap para kepala sekolah dapat mendorong siswanya untuk memiliki rekening tabungan sendiri. KEJAR tidak hanya sekadar program menabung, tetapi juga bagian dari pendidikan finansial yang membentuk generasi muda cerdas dan mandiri secara finansial," ujar Triyoga.

Ia juga menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya. Kabupaten Kepulauan Meranti bahkan akan menjadi salah satu daerah yang disurvei implementasi program KEJAR-nya.

Sementara itu, Asisten II Setda Kepulauan Meranti, Rokhaizal, menyatakan sinergi antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sangat penting dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di era digital. "Edukasi keuangan bagi pelajar bukan sekadar kebutuhan, tetapi sudah menjadi kewajiban. Potensi pelajar di Kepulauan Meranti sangat besar dalam mendukung peningkatan inklusi keuangan, mengingat masih banyak yang belum memiliki akses ke tabungan," kata Rokhaizal.

Ia juga meminta para kepala sekolah untuk melanjutkan sosialisasi ini kepada siswa dan orang tua, agar manfaat KEJAR bisa dirasakan lebih luas.

Dalam sesi diskusi, banyak kepala sekolah menyampaikan antusiasme mereka terhadap program ini. Beberapa bahkan mengungkapkan bahwa siswanya telah memiliki rekening di lembaga keuangan lain, tetapi masih membutuhkan edukasi lebih lanjut terkait manfaat menabung sejak dini.

Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Abdul Rohim, mengajak para kepala sekolah untuk mengenalkan produk Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) BRK Syariah kepada siswa mereka. "Tabungan Simpel BRK Syariah dirancang khusus untuk pelajar dengan syarat mudah, setoran awal ringan, dan tanpa biaya administrasi bulanan. Kami juga siap datang langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi," jelas Abdul Rohim.

Sebagai bentuk apresiasi, peserta sosialisasi yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan dari pemateri mendapatkan souvenir menarik dari BRK Syariah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan akses pelajar terhadap layanan keuangan semakin meningkat, sehingga mereka lebih siap menghadapi masa depan dengan pemahaman keuangan yang lebih baik.

Editor: Gokli