Krisis Listrik di Kabupaten Anambas

Inilah Kondisi 15 Desa di Palmatak Anambas Saat Ini
Oleh : Fredy Silalahi
Kamis | 02-06-2016 | 09:45 WIB
parakadespalmatak2.jpg

Sembilan Kepala Desa Mengeluarkan aspirasinya di hadapan Bupati Anambas Abdul Haris dan Plh Sekda Anambas, Augus Raja Unggul dan Kepala PLN Sub Rayon Tarempa. (Foto: Fredy Silalahi)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Sembilan Kepala Desa, Kecamatan Palmatak Kabupaten Anambas mendesak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan PLN Tarempa untuk segera melakukan pemerataaan pelayanan. Pasalnya, 15 desa yang berada di Kecematan Palmatak tersebut, hanya dialiri listrik selama 17 jam sehari.

 

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tebang, Kecamatan Palmatak, Pardan mengatakan, seluruh desa yang berada di Kecamatan Palmatak, setahun belakangan ini hanya dialiri listrik selama 17 jam. Mulai pukul 07:00 WIB hingga 14:00 WIB, listrik padam.

"Rutinitasnya seperti itu, sehingga kami yang bekerja di kantor harus di bantu dengan mesin genset. Kami merasa seperti diasingkan, sementara Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Siantan sudah dialiri listrik selama 24 jam penuh‎," ujarnya ketika menyampaikan aspirasinya di Aula Kantor Bupati, Rabu (1/6/2016).

Pardan menerangkan, semua fasilitas pendukung telah disediakan, bahkan lahan juga telah disiapkan. Menurut Pardan, pihak PLN saja yang tidak mau bekerja, untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pihaknya juga mengakui, PLN kerap mengedarkan kwitansi pembayaran tidak sesuai dengan jadwal.

"Pihak PLN ini mengutip saja yang lancar, tetapi untuk perbaikan atau membuat listrik hidup selama 24 jam tidak bisa. Mereka juga sering melakukan pengutipan sebelum tanggalnya. Yang membayar itu kan ibu dirumah, saya ke kantor, saya lihat, pada bulan Januari-February, telah dibayar, tiba bulan Maret ada lagi kwitansi February-Maret, nah saya langsung komplainlah, minta dibalikin semua uang rakyat itu," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Rayon PLN Tarempa, Deddy Prima Irawan‎ mengatakan, kewenangan tersebut sepenuhnya PLN Ranai. Namun pihaknya akan menyampaikan ke atasan untuk menindaklanjuti hal tersebut. Menurut Deddy kendala yang terjadi yakni posisi jaringan dan lahan.

Expand