Anambas Masih Kekurangan 280 Tenaga Pendidik
Oleh : Fredy Silalahi
Selasa | 02-03-2021 | 16:05 WIB
guru-ilustrasi.jpg
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Anambas - Pemerintah Kepulauan Anambas masih kekurangan tenaga pendidik. Pasalnya, kebutuhan tenaga pendidik ketika melaksanakan penerimaan CPNS pada tahun 2018 dan 2019, belum mampu mengakomodir seluruh kebutuhan sekolah di Anambas.

"Sesuai data kami per sekolah, total kebutuhan tenaga pendidik untuk saat ini mencapai 280 orang lagi. Memang pada penerimaan CPNS 2018 dan 2019 kemarin, cukup membantu penambahan tenaga pendidik, meskipun belum semua kebutuhan itu terakomodir," kata Asiah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kepulauan Anambas, Selasa (2/3/2021).

Asiah mengakui, program guru garis depan (GGD) dan sarjana mengajar di daerah terluar, terdepan dan tertinggal (SM3T) cukup membantu Pemerintah Kepulauan Anambas, dalam mengurangi kebutuhan tenaga pendidik. Namun program tersebut, tidak berjalan lagi sejak tahun 2018.

"Untuk program GGD, kita dapat bantuan sekali saja, dengan jumlah sebanyak 40 orang. Sementara untuk SM3T, kita menerima 2 kali. Untuk SM3T, mereka sudah punya SK dari Kemendikbud hanya setahun di Anambas," jelasnya.

Asiah menerangkan, saat ini Disdikpora Anambas berupaya untuk menambah tenaga pendidik. Agar kualitas pendidikan di Anambas bisa meningkat dan para generasi penerus memiliki daya saing yang tinggi.

"Kami masih menunggu arahan dari Kemendikbud RI untuk mencari solusi penambahan tenaga pengajar," jelasnya.

Editor: Gokli