Pemkab Anambas Berharap Ekspor Ikan Napoleon Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Oleh : Alfredy Silalahi
Kamis | 20-12-2018 | 15:16 WIB
ekspor-perdana-napoleon11.jpg
Ekspor perdana ikan napoleon dari Anambas. (Foto: Alfredy)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap ekonomi masyarakat Anambas khususnya nelayan budidaya dapat meningkat setelah dibukanya keran ekspor ikan napoleon meski kuota masih terbatas hanya 5.000 ekor per tahun.

"Ekspor perdana ikan napoleon ini setelah adanya moratorium sejak tahun 2016 lalu. Alhamdulillah, mudah-mudahan kebijakan ini bisa meningkatkan kembali perekonomian masyarakat," ujar Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, Kamis (20/12/2018) saat menghadiri ekspor perdana di Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah.

Wan mengakui, pihaknya akan mendorong agar kuota ekspor ikan napoleon bertambah pada tahun 2019 mendatang.

"Jumlah ekspor ikan napoleon Anambas hanya 5.000 ekor pertahun, lebih sedikit dibandingkan Natunya yang mencapai 10.000 ekor pertahun. Kita berupaya mendorong, agar kuota ekspor ini bertambah," jelasnya.

Wan mengakui, populasi ikan napoleon di Anambas cukup tinggi. Berbeda dengan daerah lain yang sudah mulai termasuk langka.

"Kita melihat bahwa di sini sudah ada penangkaran ikan napoleon. Kita juga sudah berbincang dengan pelaku ekspor bahwa mereka telah memili izin yang lengkap. Ini yang akan kita dorong kedepan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Cabang Anambas, Dedy Syahputra mengakui ekspor pedana ikan napoleon menjadi memontum kebangkitan nelayan budidaya Anambas.

"Kami juga akan berupaya mendorong agar kuota ekspor ikan napoleon Anambas bertambah. Karena ini mempengaruhi perekonomian nelayan," jelasnya.

Editor: Yudha