Belum Terealisasi

10 Tahun Anambas Menanti Adanya Depo BBM
Oleh : Fredy Silalahi
Rabu | 12-12-2018 | 19:43 WIB
depo-bbm.jpg
Bupati Anambas, Abdul Haris. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Kabupaten Kepulauan Anambas di tahun 2018 ini telah berumur 10 tahun, sejak mekar dari Kabupaten Natuna. Sejak saat itu, penantian Kabupaten Anambas akan adanya depo BBM belum juga terealisasi.

Sebagi salah satu daerah penghasil Migas, Pemkab Anambas ternyata sudah berulang kali meminta adanya depo BBM itu kepada Pemerintah Pusat dan Pertamina. Namun, permintaan itu tak bisa diwujudkan, dengan berbagai alasan.

"Kita pernah berkoordinasi dengan PT Pertamina, syarat yang dipenuhi adalah kuota kebutuhan minyak harus 80.000 kiloliter per tahun. Sementara kebutuhan minyak di Anambas bwru mencapai 60.000 kiloliter per tahun. Syarat itu sungguh berat," kata Bupati Anambas, Abdul Haris, Rabu (12/12/2018).

Dikatakan Abdul Haris, depo BBM merupakan kebutuhan pokok masyarakat untuk beraktivitas, khususnya para nelayan, transportasi laut dan ibu rumah tangga.

"Tidak adanya depo BBM di sini, membuat masyarakat kesulitan. Bahkan, masyarakat hanya mengharapkan agen penyalur minyak menjemput dari depo di Natuna. Sementara penjemputan itu butuh waktu 3 hari sampai seminggu untuk sampai di sini," tegas Abdul Haris, Rabu (12/12/2018).

Haris menambahkan, kalau menunggu kuota kebutuhan minyak mencapai 80.000 kiloliter per tahun, maka akan butuh waktu yang panjang. Sehingga masyarakat Anambas tetap kesulitan untuk mendapatkan minyak.

"Solusi terbaiknya adalah, PT Pertamina membangun depo BBM di Anambas. Maka otomatis kebutuhan secara perlahan meningkat" tambahnya.

Haris menyayangkan, masyarakat Anambas tak bisa menikmati hasil kekayaan alam yang ada di Anambas salah satunya sektor minyak dan gas. Padahal Anambas telah ditetapkan sebagai daerah penghasil minyak dan gas. "Mirisnya di situ, kita sebagai daerah penghasil, tetapi kita tidak bisa menikmati.

Apalagi, saat ini Anambas sudah berumur 10 tahun usai mekar dari Natuna. "Seharusnya Anambas sudah ada depo BBM sendiri," ucapnya.

Informasi yang dihimpun, lifting minyak bumi dari sumur yang berada di Anambas 1,971 juta barel kurun waktu Januari hingga September 2018.

Editor: Gokli