KM Bukit Raya Masih Enggan Sandar di Pelabuhan Letung
Oleh : Fredy Silalahi
Rabu | 07-02-2018 | 11:03 WIB
kmbukit01.jpg
Naik turunkan penumpang di tengah laut lantaran KM Bukit Raya enggan bersandar ke Pelabuhan Letung. (Foto: Fredy Silalahi)

BATAMTODAY.COM, Anambas - KM Bukit Raya milik Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) masih enggan sandar di Pelabuhan Letung, Jemaja, Anambas. Bahkan hingga saat ini KM Bukit Raya masih melakukan bongkar muat dan naik turun penumpang di tengah laut.

Salah satu perwira KM Bukit Raya, Budyono mengakui pihaknya sudah menerima surat dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Tarempa terkait uji coba Pelabuhan Letung yang memiliki ukuran 100 meter panjang dan 11 meter lebar.

"Memang benar, ada surat dari Syahbandar Tarempa terkait uji coba KM Bukit Raya di Pelabuhan Letung. Namun, kami masih menunggu arahan dari atasan (Pelni). Kami juga tak berani membuat keputusan, karena jalurnya sudah diatur oleh Pelni," kata dia, Rabu (7/2/2018).

Meski demikian, masyarakat sangat berharap KM Bukit Raya bersandar di Pelabuhan Letung. Faktor keselamatan penumpang menjadi prioritas masyarakat.

"Sejak beroperasinya KM Bukit Raya, kami selalu naik turun di tengah laut. Terkadang ada muncul kekhawatiran tentang keselamatan penumpang, apalagi saat ini musim angin kencang dan gelombang tinggi. Bahkan bongkar muat barang juga dilakukan di tengah laut," jelas Edy.

Edy menerangkan bahwa Pelabuhan Letung sudah layak dijadikan tempat bersandar KM Bukit Raya. "Kemarin mungkin belum sanggup karena terlalu dangkal. Tetapi saat ini pelabuhan sudah diperpanjang, dan kami menilai KM Bukit Raya sudah layak sandar di Pelabuhan Letung," harapnya.

Editor: Gokli