Bendungan di Desa Dapit Jebol

Air Terjun Neraja Meluap, Desa Ulu Maras di Anambas Tergenang
Oleh : Fredy Silalahi
Rabu | 03-01-2018 | 11:02 WIB
tergenang.jpg
Kondisi Desa Ulu Maras saat tergenang air setinggi 1,5 meter. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur digenangi air setinggi 1,5 meter akibat luapan Air Terjun Neraja dan Bendungan Air di Desa Dapit jebol. Hal ini membuat 4 keluarga terpaksa diungsikan, karena air sudah memasuki rumah.

"Pulau Jemaja dilanda hujan deras dari tanggal 1 Januari hingga 2 Januari 2018. Ini mengakibatkan Air Terjun membesar dan Bendungar Air jebol. Sehingga air menggenangi Desa Ulu Maras. Air mulai menggenangi Desa Ulu Maras pukul 11:00 WIB (Selasa, 2/1) hingga pukul 20:00 WIB," kata Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Anambas, Yohan Rabu (3/1/2018).

Yohan menambahkan, genangan air juga semakin tinggi akibat air laut pasang. Berkisar pukul 20:00 WIB (Selasa, 2/1) genangan air mulai surut.

"Pasang surut air laut juga mempengaruhi genangan air. Saat ini kondisi Desa Ulu Maras sudah aman dan normal. 4 keluarga yang sempat diungsikan juga sudah kembali ke rumah masing-masing. Syukur tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah yang mengalami kerusakan," tambahnya.

Dia menyinggung, Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Pulau Jemaja turut membantu warga membersihkan pekarangan rumah yang sempat digenangi air. "Selama digenangi air, Tagana sudah membantu warga di Desa Ulu Maras," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Yendi mengakui sudah mempersiapkan bantuan seperti pakaian, bahan makanan dan perlengkapan tidur.

"Kita dari Pemerintah cukup prihatin dengan kejadian ini. Syukur, tidak ada korban. Kami juga sudah mempersiapkan bantuan, tetapi terkendala transportasi akibat gelombang tinggi dan angin kencang. Kami sudah berkoordinasi dengan Camat dan Aparatur Desa segera memberikan bantuan," terangnya.

Sementara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa, meminta masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas waspada terhadap intensitas hujan ringan hingga sedang.

"Selain itu, kita juga meminta masyarakat waspada terhadap pasang air laut yang mulai meninggi dari sebelumnya," ujar Petugas BMKG Tarempa, Samuel.

Editor: Gokli