Sirene Meraung dan Warga Berlindung saat Rudal Korut Lintasi Hokkaido
Oleh : redaksi
Sabtu | 16-09-2017 | 17:38 WIB
rudal-korut1.gif
Lintasan jelajah rudal Korut yang melewati Hokkaido, Jepang, Selasa (29/8/2017) pagi. Pada Jumat (15/9/2017), Korut kembali menembakkan rudalnya melewati Hokkaido yang membuat warga panik.(The Independent)

BATAMTODAY.COM, Tokyo - Pada saat rudal balistik Korea Utara terbang melewati udara Hokkaido, Jepang Utara, Jumat (15/9/2017), rupanya warga setempat dibuat panik.

Bunyi sirene peringatan tentang adanya ancaman dari luar meraung-raung di bawah bayangan lintasan rudal, seperti dilaporkan The Independent.

Petugas juga mempertegas tentang adanya bahaya dengan memberikan pengumuman melalui pengeras suara dan meminta warga “menunduk dan berlindung” (to duck and cover).

Uji coba rudal itu terjadi sehari setelah rezim Kim Jong Ung mengancam untuk “menenggelamkan” empat pulau di Jepang dengan senjata nuklir dan membuat Amerika Serikat menjadi “abu dan kegelapan”.

Ancaman yang diikuti aksi pengujian rudal balistik itu tampaknya untuk mengungkapkan kemarahan Pyongyang terhadap negara-negara itu, karena mendukung resolusi dan sanksi terbaru Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyusul uji coba nuklir Kim Jong Un pekan lalu.

Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, telah mendesak China dan Rusia untuk melakukan “tindakan langsung” terhadap Korut karena uji coba rudal terbarunya.

"China dan Rusia harus menunjukkan intoleransi mereka terhadap peluncuran rudal yang sembrono ini dengan melakukan tindakan langsung oleh mereka sendiri," katanya dalam sebuah pernyataan.

Peluncuran rudal Korut pada Jumat pagi adalah yang kedua kalinya dalam beberapa pekan terakhir di mana rudal itu terbang melewati udara Jepang, yang membuat negara ini dalam siaga tinggi.

Sumber: The Independent
Editor: Udin


BNN-KEPRI