Rumah Warga Batuaji Dibobol Maling, Uang Tunai Rp 15 Juta dan Perhiasan Raib
Oleh : Yosri Nofriadi
Rabu | 13-09-2017 | 13:02 WIB
ilustrasi-perampok14.gif
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Nasib sial dialami Walter Pian Manik (28) warga Perumahan Mutiara Indah Blok B No 19, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji. Rumahnya dibobol maling mengakibatkan uang tunai sebesar Rp 15 juta dan perhiasan emas raib.

Saat melapor di Polsek Batuaji, Walter menceritakan, saat kejadian rumahnya ditinggal dalam keadaan kosong. Saat itu sekitar jam 07.00 WIB, dia pergi mengantar istrinya pergi bekerja. Setelah dia pulang ke rumah sekitar pukul 10.00 WIB, dia terkejut melihat isi rumah sudah berantakan.

"Saya terkejut karena melihat dalam rumah sudah berantakan. Rumah memang lagi kosong," ujar Walter, Rabu (13/9/2017).

Saat itu korban langsung berfirasat buruk, dia lalu bergegas memeriksa seisi ruangan. Ternyata barang-barang korban yang disimpan di dalam lemari kamar telah raib.

"Setelah saya periksa, ternyata uang Rp 15 juta dan emas yang disimpan dalam lemari sudah hilang. Total kerugian mencapai Rp 20 juta raib dibawa kabur pencuri," ujarnya lagi.

Walter menjelaskan, seperti hari-hari sebelumnya saat ditinggal pergi, semua pintu rumah dikunci. Diduga maling masuk ke dalam rumahnya melalui jendela belakang dengan cara mencongkel engsel jendela.

"Malingnya masuk lewat jendela belakang dan mencongkel jendela. Rumah berantakan, pelaku mengacak-acak rumah saya," terangnya.

Dia berharap, dengan kejadian ini pihak polisi dapat menangkap para pelaku. Apalagi, di kawasan rumahnya marak terjadi aksi percurian. Sasarannya, selalu rumah warga yang sedang kosong.

Tidak hanya itu, pencurian kendaraan sepeda motor kerap juga terjadi. Dia menduga ada warga yang terlibat pencurian di dalam kawasan perumahan ini. "Saya harap polisi berhasil menangkap para pencuri," ungkapnya.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko mengaku sudah menindaklanjuti laporan tersebut dengan menurunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan.

"Anggota kita sudah menyelidiki kejadian itu, keterangan korban juga sudah diminta," ujar Sujoko.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI