18 Eks ISIS Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Akhirnya Dwi Djoko Wiwoho Pulang ke Indonesia
Oleh : Hadli
Sabtu | 12-08-2017 | 16:15 WIB
Dwi-Joko-Wiwoho-turun-dari-tangga-pesawat.gif
Dwi Djoko Wiwoho memakai baju kaos oblong warna hijau lumut dan bertopi hitam, saat menuruni tangga Bandara Soekarno-Hatta (Foto: istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Sebanyak 18 WNI eks ISIS tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Sabtu (12/8/2017) pukul 15.30 Wib dengan menggunakan Pesawat Qatar Airways QR.956 dari Suriah. Salah satunya Dwi Djoko Wiwoho yang merupakan mantan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Investasi BP Batam.

Sumber di kepolisian menyebut, pada pukul 15.40 Wib - 16.00 WIB, dilakukan penjemputan oleh Densus 88/Mabes Polri terhadap 18 WNI Eks ISIS melalui Apron Gate D3 Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta.



Adapun 18 WNI Eks ISIS yang kembali tersebut di antaranya:

A. Laki-laki (Dewasa):

1) Nama : Dwi Djoko Wiwoho
Nomor SPLP : 521463
Tgl lahir : 15-07-1967

2) Nama: Heru Kurnia
Nomer SPLP: XD 521462
Tgl Lahir: Jakarta 12-07-1962

3) Nama : Febri Ramdani
Nomor SPLP : 521482
Tgl lahir : 19-02-1994

4) Nama: Sulthan Zufar Kurniaputra
Nomor SPLP : 521468
Tgl lahir : Jakarta 05-01-1999

5) Nama: Mohammad Raihan Rafisanjani
Nomer SPLP: XD 521471
Tgl lahir: Jakarta 02-10-1999



B. Wanita:

6) Fauzakatri Djohar Mastedja
7) Sita Komala
8) Ratna Nirmala (istri Dwi Djoko Wiyoho)
9) Lasmiati
10) Difansa Rachmani
11) Intan Permanasari Putri
12) Syarafina Nailah (putri pertama Dwi Djoko Wiyoho)
13) Nurshadrina Khairadhania (putri kedua Dwi Djoko Wiyoho)
14) Tarisha Aqqila Qanita (putri ketiga Dwi Djoko Wiyoho)



C. Anak-anak:

15) Muhammad Habibi Abdullah
16) Muhammad Ammar Abdurrahman
17) Muhammad Saad Alhafs
18) Mutsanna Khalid Ali



Selanjutnya pada pukul 16.05 Wib, ke-18 WNI tadi dibawa menuju Mako Brimod Kelapa Dua Depok dengan 3 mobil ELF Microbus warna silver dengan pengawalan Polri.



Ketiga mobil yang tersebut, kata sumber, keluar melalui Terminal Kargo Bendara Soekarno-Hatta. "Situasi aman dan tertib," tandasnya.

Editor: Udin


BNN-KEPRI