Lyodra Margaretha Ginting, Gadis 13 Tahun asal Medan Ini Bawa Indonesia ke Pentas Dunia
Oleh : Redaksi
Sabtu | 13-05-2017 | 16:50 WIB
Lyodra-Margaretha-Ginting-400x192.gif
Lyodra Margaretha Ginting (DOKUMENTASI KBRI ROMA)

BATAMTODAY.COM, Sanremo - Lyodra Margaretha Ginting, remaja berusia 13 tahun dari Medan ini baru pertama kali keluar negeri pada awal Mei 2017 lalu.

Tujuan perjalanan perdananya tersebut adalah Sanremo. Kota di utara Italia itu menjadi tuan rumah malam final Festival Sanremo Junior 2017.

Di sana, Lyodra menjadi juara pertama kompetisi menyanyi internasional khusus penyanyi solo berusia 6-15 tahun.

Pada malam final kompetisi tanggal 6 Mei 2017 lalu, Lyodra menyanyikan lagu “Dear Dream” ciptaan Erwin Gutawa dan Gita Gutawa, dengan lirik berbahasa Inggris gubahan Ria Leimena.

Meski mengaku sempat merasa sangat gugup sebelum tampil, Lyodra mampu mengalahkan 22 peserta dari 18 negara.

Bahkan, dia mampu membuat seluruh pengunjung memberikan standing ovation.

Kemenangan ini seolah menggambarkan perpaduan bakat, kerja keras, dan latihan.

Selama berbulan-bulan, Lyodra berlatih di bawah asuhan Gita Gutawa dan Erwin Gutawa.

Duet musisi ayah-anak ini menemukan talenta Lyodra saat menjadi produser dan pengarah musik dalam program “Di Atas Rata-rata 2”.

Gita Gutawa menyebutkan, Lyodra memiliki karakter vokal yang luar biasa, dan berkelas festival.

Proyek “Di Atas Rata-rata”, kata Gita, memang ditujukan sebagai wadah bagi anak-anak Indonesia dengan talenta bernyanyi luar biasa.

Selain itu, ajang ini pun sekaligus dipakai untuk memperkenalkan lagu anak yang sesuai perkembangan zaman.

Seperti dikutip dari siaran pers KBRI Roma, Jumat (12/5/2017) pasca mengikuti festival ini, Lyodra berkunjung ke KBRI Roma.

Dia datang bersama Gita Gutawa dan asisten tim bertemu Duta Besar (designate) RI di Roma, Esti Andayani.

Dalam kesempatan itulah, Lyodra bercerita panjang tentang upayanya untuk memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama bangsa.

Selain rajin berlatih vokal, Lyodra mengaku berusaha keras menahan diri untuk tidak mengkonsumsi es krim dan coklat yang merupakan makanan favoritnya.

"Puasa" es krim dan coklat dia lakukan sebelum kompetisi berlangsung demi menjaga kesehatan diri dan kualitas suara.

Lyodra mengaku senang dan bangga dengan hasil yang diraih di Italia ini.

Namun, bocah kecil ini menyatakan kemenangannya ini bukan hanya miliknya, tapi juga orang-orang yang selama ini selalu mendukungnya.

Sesaat sebelum kembali ke Medan, Lyodra menyempatkan diri menikmati es krim asli Italia yang terkenal kelezatannya.

Dia juga berpose di berbagai kawasan wisata Roma.

Lyodra mengaku tidak pernah bermimpi untuk dapat berkunjung ke kota itu. Dia merasa kesempatan ini menjadi kado Paskah dari Tuhan untuknya.

Selamat ya Lyodra..Bravo..!!

Editor: Udin


BNN-KEPRI