Nakhoda BUP PT Pelabuhan Kepri Sudah di 'Kantong' Gubernur
Oleh : Ismail
Selasa | 13-03-2018 | 19:38 WIB
gubernur-nurdin-basirun-728x349.jpg honda-batam
Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun (Foto: Ismail)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, mengaku sudah memanggil ketiga kandidat calon Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Kepri yang telah melalui tahapan seleksi. Bahkan, ketiganya langsung diwawancarai Gubernur, terkait kemampuan untuk menakhodai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Kepri ke depan.

"Terus terang saja saya sudah wawancara. (Penentuannya sekarang) ada di kantong saya sebenarnya," tegasnya kepada awak media di Tanjungpinang, Selasa (13/3/2018).

Nurdin menegaskan, meski ketiganya sudah melalui tahapan fit and proper tes dengan peringkat nilai yang sudah diumumkan, namun ia bersikeras, rangking pertama dalam hasil seleksi tersebut bukan menjadi penentu untuk menduduki jabatan Dirut PT Pelabuhan Kepri.

"Nilai bukan bagian dari penentuan. Meski itu pedoman. Tapi, saya memiliki hak untuk menilai. Karena, saya juga punya pengalaman manajemen dan lainnya dalam bidang ini," katanya.

"Apalagi nilai mereka hanya selisih satu. Kalau (di akhir) saya beri nilai dua itu sudah menentukan," tambahnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, pasca penguman hasil uji kelayakan dan kepatutan Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Kepri pada Jumat (4/1/2018) lalu, proses ini langsung menuai polemik.

Penyebabnya, Capt Darmansyah, yang memperoleh nilai tertinggi dalam uji kelayakan dan kepatutan disebut enggan untuk menggandeng dua kandidat lainnya yakin Capt Rio Onasis dan Widrasto Dwi Guntoro dalam jajaran kepengurusan PT Pelabuhan Kepri.

Berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan Dirut PT Pelabuhan Kepri, Capt Darmansyah memperoleh skor 15, sedangkan dua kandidat lainnya Capt Rio Onasis dan Widrasto Dwi Guntoro memperoleh skor 14.

Berdasarkan keputusan yang ditandatangani Syamsul Bahrum selaku Sekretaris Tim Pansel, maka Capt Darmansyah dinyatakan lulus sebagai Dirut PT Pelabuhan Kepri.

Editor: Udin