Mengaku Dirompak, Awak Tugboat dan Tongkang Ini Diamankan Lantamal IV
Oleh : Harjo
Kamis | 07-12-2017 | 19:02 WIB
Danlantamal-IV1.jpg
Danlantamal IV Tanjungpinang saat memberikan keterangan kepada awak media di Tanjunguban (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Tanjunguban - Sebanyak 10 orang yang terdiri dari 9 orang WNI dan 1 orang WN India, sebagai awak tugboat Ever Prosper dan tongkang Ever Omega, diamankan Lantamal IV.

Pengamanan itu dilakukan setelah sebelumnya tugboat dan tongkang sempat hilang kontak serta mengaku telah dirompak pada posisi 02 12'46"U - 107 06'33"T sekitar 176,7 NM timur laut Pulau Lima atau sekitar Pulau Tambelan.

Danlantam IV Tanjungpinang, Laksamana R Eko Suyatno, kepada sejumlah awak media di Dermaga Beijing, Kampung Mentigi, Tanjunguban, Bintan, Kamis (7/12/2017) menyampaikan, sebelum diamankannya awak serta kapal tongkang dan tugboat, tongkang berbendera Malaysia yang bermuatan CPKO 3.696 ton, milik Awang berkewarganegaraan Malaysia, dikabarkan hilang kontak dan awak mengaku dirompak.

"Terkait hal tersebut, Lantamal IV menurunkan tim untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Hingga akhirnya kapal bersama awak berhasil diamankan," ujarnya.



Dijelaskan, kapal tugboat dan tongkang tersebut diketahui dari Bintulu Serawak dengan tujuan Butterworth Pulau Penang. Namun saat diamankan, berada di perairan Pulau Tambelan.

Hingga saat ini, kata R Eko Suyatno, penyidik Lantamal IV masih melakukan pendalaman terhadap awak kapal tersebut, karena terkait perampokan yang dilaporkan, sejauh ini baru rencana. Sehingga belum diketahui, siapa pelaku atau tersangkanya.



"Sampai saat ini, semua awak kapal masih berstatus sebagai saksi dan masih diamankan. Terkait kasus laporan perampokan tersebut, masih didalami. Apakah laporan perampokan tersebut adalah modus atau ada unsur lainnya, sementara masih dilakukan pendalaman," terangnya.

Editor: Udin


BNN-KEPRI