Duarrr, Dua Kali Terdengar Suara Saat Tugboat Tabrak Jembatan 1 Dompak
Oleh : Habibi
Jum'at | 02-10-2015 | 18:52 WIB
IMG_20151002_180458.jpg
Seorang warga menunjukkan lokasi kejadian, Batamtoday.com menyaksikan sambungan antar tiang jembatan miring. (Foto: Habibi)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Jembatan 1 Dompak ditabrak tugboat pada hari ini, Jumat, (2/10/2015) pukul 16.30 Wib. Jembatan ini merupakan proyek multiyears Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau pada masa pemerintah mantan Gubernur Kepri Muhammad Sani.

Seorang saksi mata bernama Dayar mengungkapkan, dirinya mendengar suara keras dari arah laut Dompak. Ternyata, itu adalah suar tubgoat saat menabrak salah satu sisi Jembatan 1 Dompak.

Warga Jalan Haji Ungar, Tanjungpinang ini mengisahkan, saat peristiwa itu, kami sedang duduk di rumah, mendengar suara seperti meletup, keras sekali, mencari di sekitar rumah tidak ada. Ternyata warga berbondong-bondong ke pantai, saya lihat ternyata tongkang tabrak jembatan yang dari Jalan Wiratno iti menuju Dompak.

Dayar mengaku tidak mengetahui penyebab mengapa tongkang tersebut menabrak jembatan yang mengakibatkan tiang jembatan rubuh dan sambungan jembatan ambruk. Dayar hanya mengetahui ada 2 kali mendengar suara keras akibat dari tabrakan tersebut. 

"Dia menabrak sambungan yang hampir di tengah, di tiang nomor 8 dari Dompak, dan yang nomor 6 malah ikut jatuh," ungkap Dayar.

Sementara itu, hal tersebut juga diakui oleh salah satu tukang yang enggan namanya disebutkan, bahwa memang kapal tubgboat menabrak jembatan. Saat tugboat itu menabrak, posisi para pekerja sedang melakukan rutinitas mereka, yaitu mengerjakan pembangunan jembatan tersebut. 

"Karena kaget, teman-teman jadi berhamburan, ada juga yang terjun ke laut," ujar buruh tersebut kepada awak media.

Kendati demikian, sayangnya, satpam penjaga proyek Jembatan 1 tersebut melarang awak media untuk masuk dan mengambil gambar kelokasi kejadian. Dia mengatakan, itu atas perintah atasannya, sehingga dia pun tidak berani mengizinkan awak media masuk.

"Kerjaan saya yang dipertaruhkan, jadi saya mintak tolonglah sama mas-mas sekalian," ujar Satpam tersebut.

Editor: Dardani