Takbir Bergema di Lapas Narkotika Tanjungpinang, Pegawai dan WBP Kurban 4 Sapi dan 2 Kambing
Oleh : Devi Handiani
Rabu | 27-05-2026 | 17:08 WIB
Kurban-Lapas.jpg
Pegawai Lapas Narkotika Tanjungpinang dan WBP Kurban 4 Sapi dan 2 Kambing. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Iduladha 1447 H di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang berlangsung khidmat dan penuh makna. Gema takbir mengiringi langkah jajaran pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memadati Lapangan Upacara untuk melaksanakan Salat Ied berjamaah, Rabu (27/5/2026).

Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang Fauzi Harahap bersama pejabat struktural, staf, regu pengamanan, serta ratusan WBP tampak khusyuk mengikuti salat. Ustad Syamsuri bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan Salat Ied tersebut.

Usai salat, suasana bergeser ke halaman blok hunian untuk prosesi penyembelihan hewan kurban. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, hadir langsung menyaksikan jalannya pemotongan.

Kegiatan juga dihadiri lima perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran Baznas Kepri menunjukkan sinergi dan kepedulian terhadap pembinaan kerohanian warga binaan di dalam lapas.

Pada Iduladha tahun ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menyembelih 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Hewan kurban berasal dari pegawai termasuk Kalapas dan pejabat struktural, WBP yang berkurban, serta sumbangan dari Baznas Provinsi Kepri.

Kalapas Fauzi Harahap menegaskan seluruh daging kurban akan dibagikan merata kepada warga binaan. Ia bersyukur rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala.

“Momen kurban ini kami harap bisa menebarkan kebahagiaan, menguatkan kepedulian sosial, dan menjadi jalan bagi warga binaan untuk lebih dekat kepada Allah SWT dalam proses hijrah menuju pribadi yang lebih baik,” kata Fauzi.

Perayaan Iduladha di Lapas Narkotika Tanjungpinang menjadi potret pembinaan berjalan. Di balik tembok tinggi, nilai keikhlasan dan semangat berbagi tetap tumbuh antara petugas dan warga binaan.

Editor: Yudha