Pria Tewas Mendadak di Lapo Tuak Tanjungpinang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Oleh : Devi Handiani
Selasa | 05-05-2026 | 11:48 WIB
lapo-tuak.jpg
Polisi saat mengevakuasi jasad pria inisial AH (57) yang ditemukan tewas di Lapo Tuak Kijang Lama, Tanjungpinang, Senin (4/5/2026). (Foto: Devi Handiani)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Suasana sebuah lapo tuak di kawasan Kijang Lama Km 6, Kecamatan Tanjungpinang Timur, berubah mencekam setelah seorang pria berinisial AH (57) ditemukan tewas tergeletak di lantai warung, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban ditemukan dalam posisi telentang di tengah keramaian pengunjung. Warga yang panik sempat menutupi jasad korban menggunakan daun pisang sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.

Saksi mata, Lopi, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat duduk dan minum bersama sejumlah pengunjung lain. Namun, situasi mendadak berubah ketika korban tiba-tiba terjatuh.

"Korban sempat minum bersama kami, tidak lama kemudian langsung tumbang," ujar Lopi.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Ahmad Syahputra, membenarkan adanya laporan warga terkait peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Tanjungpinang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami menerima laporan dari masyarakat, kemudian personel bersama Tim Inafis turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi. Jenazah juga sudah dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib untuk divisum," kata Ahmad.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui bekerja sebagai buruh di Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang. Usai bekerja, korban diduga singgah ke kedai tersebut untuk beristirahat.

Polisi juga mengungkapkan bahwa korban sempat memesan minuman sebelum akhirnya kehilangan kesadaran. "Korban datang dari Pelabuhan Sri Payung menuju kedai kopi dan memesan teh obeng, tidak lama kemudian korban mendadak tidak sadarkan diri," jelasnya.

Hingga kini, penyebab pasti kematian AH masih dalam penyelidikan. Aparat menunggu hasil visum dari pihak medis untuk memastikan apakah terdapat unsur lain di balik kematian mendadak tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kematian mendadak di wilayah Tanjungpinang. Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi lebih lanjut terkait kejadian ini agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

Editor: Gokli