Polresta Tanjungpinang Bentuk Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kota
Oleh : Devi Handiani
Selasa | 07-04-2026 | 15:48 WIB
Sabuk-Kamtibmas.jpg
Polresta Tanjungpinang memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui pembentukan Sabuk Kamtibmas sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kota, Selasa (7/4/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Polresta Tanjungpinang memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui pembentukan Sabuk Kamtibmas sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kota, Selasa (7/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Polresta Tanjungpinang.

Kasat Binmas Polresta Tanjungpinang, AKP Mayson, menyampaikan bahwa Sabuk Kamtibmas menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan keamanan melalui pendekatan musyawarah.

"Sabuk Kamtibmas merupakan wadah untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan melalui musyawarah dan mufakat," ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakasat Binmas Iptu Herman W, Kasubnit Binkamsa Sat Binmas Aiptu Arif Budiman, para Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah undangan lainnya.

Mayson menegaskan, pihaknya akan terus melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban lingkungan. Menurutnya, sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.

"Kota Tanjungpinang membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat. Berbagai potensi gangguan seperti kejahatan jalanan, peredaran narkoba, balap liar, hingga gangguan ketertiban lainnya harus diantisipasi melalui sistem pencegahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat," tegasnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari aktivitas pemulung yang masuk ke pekarangan rumah, maraknya balap liar oleh anak di bawah umur, keberadaan orang asing di lingkungan, penggunaan knalpot bising, hingga meningkatnya kasus pencurian serta dampak negatif perjudian daring di kalangan generasi muda.

Menanggapi hal tersebut, Mayson memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti melalui peningkatan penyuluhan, patroli rutin, serta kegiatan sambang ke lingkungan dan sekolah-sekolah. Ia juga menyebut Satuan Lalu Lintas akan terus melakukan sosialisasi dan penertiban terhadap pengendara di bawah umur, termasuk penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

"Melalui pembentukan Sabuk Kamtibmas ini, diharapkan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kota Tanjungpinang," pungkasnya.

Pembentukan Sabuk Kamtibmas menjadi langkah konkret Polresta Tanjungpinang dalam membangun sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman.

Editor: Gokli