Wali Kota Batam Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Musrenbang Kepri
Oleh : Aldy
Selasa | 07-04-2026 | 11:28 WIB
mesrenbang-kepri.jpg
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau 2026 di Balairungsari Wan Seri Beni, Senin (6/4/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendorong pembangunan yang selaras, terarah, dan berkelanjutan, yang disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balairungsari Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (6/4/2026), menjadi forum strategis untuk menyinergikan arah pembangunan antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menyebut Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk menyatukan visi lintas daerah dan sektor. "Musrenbang ini menjadi momentum untuk menyatukan visi agar program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.

Di hadapan peserta forum, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam. Di antaranya, Batam berhasil meraih penghargaan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) bersama Kabupaten Karimun dan Natuna.

Selain itu, Batam mencatatkan nilai tertinggi dalam Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) se-Provinsi Kepulauan Riau dengan skor 82,9606. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

"Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," tegasnya.

Amsakar menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Musrenbang Kepri 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengikuti kegiatan secara virtual. Selain itu, hadir Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, serta Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan.

Dalam sambutannya, Bima Arya menilai capaian pembangunan Kepulauan Riau menunjukkan tren positif, ditopang sejumlah indikator makro yang menguat. Pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025 tercatat sebesar 7,89 persen, menempatkannya di posisi keempat nasional, dengan inflasi yang tetap terkendali di angka 3,54 persen.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 7,07 persen pada 2020 menjadi 4,85 persen pada 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mencapai 80,53, termasuk salah satu yang tertinggi di Indonesia.

"Perkembangan Kepulauan Riau sangat impresif dan membanggakan. Hal ini mencerminkan kualitas perencanaan yang semakin baik," ujar Bima Arya.

Ia menekankan pentingnya menjaga tren positif tersebut melalui konsistensi visi pembangunan, penguatan kemandirian daerah, serta kepemimpinan yang efektif dan kolaboratif. "Ke depan, konsistensi visi pembangunan, penguatan kemandirian daerah, kepemimpinan yang efektif, serta kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan harus terus dijaga agar capaian ini tidak hanya bertahan, tetapi juga semakin meningkat," kata Bima Arya.

Melalui forum ini, diharapkan perencanaan pembangunan di Kepulauan Riau semakin terintegrasi, tepat sasaran, dan mampu menjawab tantangan ke depan, sekaligus memperkuat peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Gokli