Peringatan Isra Miraj di Tanjungpinang, Pemprov Kepri Tegaskan Komitmen Jaga Moderasi Beragama
Oleh : Devi Handiani
Kamis | 15-01-2026 | 14:08 WIB
Isra-Miraj2.jpg
Pemprov Kepri menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di halaman Gedung Daerah Tepi Laut, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di halaman Gedung Daerah Tepi Laut, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam. Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, serta diikuti masyarakat dari berbagai elemen.

Hadir dalam acara itu perwakilan majelis taklim, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi di Kepri.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa Kepulauan Riau memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan komposisi sekitar 98 persen laut dan hanya 2 persen daratan. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial, termasuk dalam kehidupan beragama.

"Alhamdulillah, hingga saat ini masyarakat Kepulauan Riau dapat hidup rukun, tenang, dan damai. Ini berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kepri bahkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga toleransi dan moderasi beragama," ujar Ansar Ahmad.

Peringatan Isra Miraj tersebut juga dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Nasaruddin Umar, yang memberikan tausiah kepada jamaah. Ia menjelaskan bahwa Isra Miraj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai keimanan, ketaatan, dan penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT.

"Peristiwa Isra Miraj mengajarkan kita untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Saya berharap Kepulauan Riau dapat terus menjadi teladan dalam menjaga toleransi dan moderasi beragama," kata Nasaruddin Umar.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama serta pengibaran bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Kepulauan Riau. Momentum peringatan Isra Miraj ini diharapkan semakin memperkuat semangat persaudaraan lintas kelompok serta menjaga Kepri tetap kondusif dan harmonis di masa mendatang.

Editor: Gokli