Polresta Tanjungpinang Kerahkan 291 Personel Amankan Libur Natru 2025-2026
Oleh : Devi Handiani
Jum\'at | 19-12-2025 | 14:48 WIB
ops-lilin-tpi.jpg
Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2025, sebagai langkah awal pengamanan perayaan Nataru 2025-2026 di Lapangan Mapolresta Tanjungpinang, Jumat (19/12/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Polresta Tanjungpinang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2025 di Lapangan Mapolresta Tanjungpinang, Jumat (19/12/2025), sebagai langkah awal pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, mengatakan, operasi pengamanan tersebut melibatkan 291 personel gabungan dari TNI-Polri, pemerintah daerah, serta unsur pendukung lainnya. Operasi Lilin Seligi akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

"Operasi Lilin Seligi bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Nataru," ujar Hamam Wahyudi.

Ia menjelaskan, fokus pengamanan meliputi rumah ibadah, objek vital, pusat keramaian, serta kelancaran arus mudik dan arus balik. Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polresta Tanjungpinang menyiagakan empat pos terpadu.

"Empat pos yang kami siapkan terdiri dari dua pos pelayanan dan dua pos pengamanan. Lokasinya berada di bandara, Pelabuhan Sri Bintan Pura, depan Ramayana, serta Simpang Traffic Light Kilometer 10," jelasnya.

Selain itu, pengamanan akan diperketat pada momen-momen tertentu, seperti malam Natal dan malam pergantian tahun. Polresta Tanjungpinang akan melakukan sterilisasi lokasi, penempatan personel di titik rawan, serta patroli mobile secara intensif.

"Langkah ini kami lakukan untuk mengantisipasi potensi teror, tindak kriminalitas, hingga aksi balap liar yang kerap muncul saat perayaan Nataru," tambah Hamam.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama libur Natal dan Tahun Baru serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. "Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat," pungkasnya.

Editor: Gokli