Cuaca Ekstrem Ancam Distribusi Bahan Pokok, Kapolresta Tanjungpinang Pastikan Stok Aman Jelang Nataru
Oleh : Devi Handiani
Jum\'at | 12-12-2025 | 13:08 WIB
kapolresta-tpi.jpg
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi. (Foto: Devi Handiani)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, menyatakan bahwa cuaca ekstrem akhir tahun menjadi tantangan utama yang berpotensi menghambat distribusi kebutuhan pokok menuju Kota Tanjungpinang. Pernyataan itu disampaikan sebagai bagian dari persiapan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Hamam menjelaskan bahwa kondisi cuaca, terutama yang berdampak pada jalur laut sebagai akses utama pasokan logistik, dapat memicu keterlambatan pengiriman barang. Namun ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang, Bulog, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Pertamina memastikan stok bahan pokok berada dalam kondisi aman.

"Dari paparan dinas terkait, Bulog, dan Pertamina, kebutuhan pokok di Tanjungpinang dinyatakan aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan," ujar Hamam, Jumat (12/12/2025), di Hotel BP usai menghadiri pembukaan Pelatihan Mubaligh se-Tanjungpinang.

Ia menambahkan bahwa Satgas Pangan Polresta Tanjungpinang akan memperketat pengawasan guna mencegah potensi penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga. "Yang harus diwaspadai adalah spekulasi-spekulasi seperti penimbunan. Selama Nataru, pengawasan akan dilakukan secara maksimal," tegasnya.

Kapolresta juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan distribusi akibat cuaca buruk. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah ekspedisi tercatat tiba lebih lambat dari biasanya.

"Kebutuhan tambahan tetap akan masuk, meskipun tidak secepat hari-hari normal," katanya.

Menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun, Polresta Tanjungpinang menyiapkan strategi pengamanan melalui pembangunan sejumlah posko pelayanan di lokasi strategis. "Agenda tahunan menjelang Nataru akan kita jalankan, terutama di pusat pergerakan masyarakat seperti bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata," jelasnya.

Hamam menuturkan bahwa penentuan titik posko pengamanan masih dalam tahap perumusan. Lokasi akan ditetapkan berdasarkan tingkat kerawanan dan prediksi lonjakan aktivitas masyarakat.

"Yang jadi prioritas tentu bandara dan pelabuhan karena arus mudik diperkirakan meningkat. Pusat keramaian kota juga menjadi fokus," katanya.

Keputusan final mengenai titik posko akan diumumkan setelah rapat koordinasi di tingkat Polda. "Setelah rakor Polda, baru kita tetapkan berdasarkan pemetaan kerawanan yang telah kami susun," terang Hamam.

Dengan seluruh langkah antisipatif tersebut, Polresta Tanjungpinang berharap rangkaian kegiatan Nataru dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Editor: Gokli