Kajati Kepri Ajak Jajaran Kejaksaan Kokohkan Nilai Pancasila pada Peringatan Hari Kesaktian 2025
Oleh : Devi Handiani
Rabu | 01-10-2025 | 11:48 WIB
Kajati-Kepri4.jpg
Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, J Devy Sudarso, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di halaman kantor Kejati Kepri, Jalan Sungai Timun Nomor 1 Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (1/10/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di halaman kantor Kejati Kepri, Jalan Sungai Timun Nomor 1 Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (1/10/2025).

Upacara yang mengusung tema 'Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya' ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, J Devy Sudarso, selaku inspektur upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti para asisten, kepala bagian tata usaha, Kajari Tanjungpinang, Kajari Bintan, koordinator, kepala seksi, kasubbag, kasubsi, serta seluruh pegawai Kejati Kepri dan jajaran Kejari.

Dalam rangkaian upacara, Kajati Kepri membacakan teks Pancasila yang diikuti seluruh peserta. Suasana hening menyelimuti saat dilanjutkan dengan pembacaan UUD 1945, pengucapan Tri Krama Adhyaksa, serta pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Peserta juga melaksanakan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar semangat Pancasila senantiasa hidup dalam setiap langkah menuju Indonesia Emas. Kajati Kepri menegaskan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat pentingnya nilai luhur Pancasila dalam menjaga persatuan dan menghadapi tantangan masa depan.

"Pancasila harus menjadi sumber inspirasi dalam menjalankan tugas, terutama dalam mewujudkan penegakan hukum yang humanis, transparan, dan akuntabel demi tercapainya pemerintahan yang bersih dan berwibawa," ujar J Devy Sudarso.

Ia juga mengajak seluruh jajarannya untuk memperkuat integritas serta meningkatkan profesionalitas dalam bekerja. "Mari kita terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menolak segala bentuk ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Dengan demikian, kita dapat mewariskan Indonesia yang lebih kuat, maju, dan bermartabat kepada generasi mendatang," tegasnya.

Editor: Gokli