Bersiap ke Ajang Lebih Besar, Silat Tambelan Torehkan Awal Gemilang di Tanjungpinang
Oleh : Devi Handani
Minggu | 28-09-2025 | 16:08 WIB
Silat_Tambelan.jpg
Pesilat Perguruan Silat Pukul Tujuh Tambelan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Silat Serumpun Tahun 2025 (Foto: Devi Handani)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Perguruan Silat Pukul Tujuh Tambelan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Silat Serumpun Tahun 2025 yang digelar oleh Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, bertempat di Kota Tanjungpinang.

Dalam festival yang diikuti oleh berbagai perguruan silat dari kabupaten dan kota se-Provinsi Kepri serta sejumlah negara serumpun seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam ini, Perguruan Silat Pukul Tujuh Tambelan sukses meraih dua penghargaan.

Mereka menyabet Juara II untuk kategori Silat Persembahan Kelompok yang diwakili oleh Ramli Muasmara dan Bayu, serta Juara III pada kategori Silat Menyambut Tamu Berpasangan melalui penampilan Ramli Muasmara dan Rizqi Alfiansyah.

Ketua rombongan sekaligus peserta, Ramli Muasmara, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih, terlebih dengan persiapan yang sangat singkat.

"Alhamdulillah, meski persiapan untuk mengikuti pertandingan ini hanya satu hari saja kami dapat meraih juara di 2 kategori dari 4 kategori yang diperlombakan. Ini menandakan bahwa Silat tradisi asal Tambelan mampu bersaing di ajang festival silat serumpun. Prestasi ini luar biasa bukan hanya soal juara, tapi juga berkaitan dengan semangat untuk melestarikan silat tradisi budaya Melayu," ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Ikatan Keluarga Tambelan (IKT) Tanjungpinang, Dato' Iskandar, S.Pd. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai bukti bahwa generasi muda Tambelan mampu tampil bersaing dan membawa nama daerah dengan membanggakan.

"Walau baru pertama mengikuti pertandingan ini, anak-anak Tambelan harus berani bersaing. Dan Alhamdulillah anak-anak kita mampu menunjukkan kualitas di antara pesilat tradisi dari kabupaten dan kota lainnya," kata Dato' Iskandar.

Ketua IKT Provinsi Kepri, Dato' Dr. Atmadinata, M.Pd, turut memberikan ucapan selamat sekaligus dorongan agar prestasi ini menjadi titik awal kebangkitan silat tradisi Tambelan.

"Alhamdulillah, tahniah untuk anak-anak. Ini awal yang baik kita menapak ke ajang lebih besar. InsyaAllah ke depan, perguruan silat tradisi asal Tambelan akan kita bawa untuk tampil di berbagai festival," ucapnya.

Festival Silat Serumpun Tahun 2025 ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH. Ajang ini mempertemukan pesilat tradisi dari berbagai daerah di Kepri, seperti Tanjungpinang, Lingga, Karimun, Anambas, Bintan, dan Tambelan, serta menghadirkan peserta dari negara-negara serumpun, yakni Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Kehadiran Perguruan Silat Pukul Tujuh Tambelan dalam kompetisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Tambelan untuk terus melestarikan warisan budaya, sekaligus membuktikan bahwa silat tradisi tidak hanya sarat nilai seni, tetapi juga mampu bersaing di level yang lebih luas.

Editor: Surya