Wali Kota Lis Darmansyah Tegaskan Kesiapan Tanjungpinang Sambut Program Sekolah Rakyat
Oleh : Devi Handiani
Kamis | 11-09-2025 | 12:08 WIB
1109_wako-lis-darmansyah_2025.jpg
Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, menegaskan kesiapan Kota Tanjungpinang dalam menyambut program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat.

Hal itu ia sampaikan dalam siaran langsung bertajuk 'Penerapan Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau: Strategi, Tantangan, dan Harapan' di salah satu TV online di Tanjungpinang, Rabu (10/9/2025).

Lis menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan terobosan di bidang pendidikan untuk masyarakat kurang mampu dengan sistem boarding school atau sekolah berasrama. "Seluruh biaya ditanggung penuh oleh pemerintah, mulai dari tingkat SD hingga SMA. Program ini harus dipandang sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi masa depan yang lebih berkualitas. Pemerintah daerah wajib mendukung penuh agar manfaatnya dirasakan masyarakat," ujar Lis.

Program tersebut membuka kuota 50 siswa untuk tingkat SD (dua rombongan belajar), serta masing-masing 25 siswa di tingkat SMP dan SMA, sehingga total 100 siswa akan difasilitasi setiap tahun. Seluruh siswa mendapat akses pendidikan berkualitas, fasilitas asrama, pembinaan, serta dukungan penuh pemerintah.

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau, Yeni Ardianti, menyampaikan perkembangan implementasi di daerah. Menurutnya, Sekolah Rakyat di Kabupaten Kepulauan Anambas sudah berjalan di tahap 1B, sementara Tanjungpinang dan Natuna masuk tahap 1C dan dijadwalkan beroperasi akhir September. Kabupaten Bintan telah menyerahkan proposal dan menyiapkan lahan, sedangkan Batam, Karimun, dan Lingga masih dalam proses.

"Target pemerintah adalah menghadirkan Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Riau, khususnya untuk anak-anak dari keluarga kategori desil 1 dan 2 berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)," jelas Yeni.

Dengan program ini, pemerintah berharap tidak ada lagi kesenjangan akses pendidikan di Kepri. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jawaban atas keterbatasan biaya pendidikan sekaligus jembatan bagi lahirnya generasi baru yang lebih cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Editor: Gokli