Warga Bukit Cermin Digegerkan Temuan Mayat Pria Membusuk di Rumahnya
Oleh : Devi Handiani
Rabu | 17-04-2024 | 15:44 WIB
mayat-busuk3.jpg
Polisi saat mengevakuasi jasad Yulizar Jasa Putra (50) dari kediamannya, Rabu (17/4/2024). (Ist)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Warga RT01/RW04 Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, digegerkan temuan mayat pria dengan kondisi membusuk di dalam rumahnya, Rabu (17/4/2024).

Mayat tersebut diketahui bernama Yulizar Jasa Putra (50). Mayat itu pertama kali ditemukan seorang warga bernama Pujiarto (52) yang juga teman Yulizar.

Pujiarto menyampaikan Yulizar sudah tiga hari tidak dapat dihubungi maupun ditemui, bahkan sempat mengira Yulizar sedang mudik lebaran. "Ketika saya pergi berlebaran mendatangi rumahnya tercium aroma bau busuk sehingga kami mengintip ke jendela kamar Yulizar dan melihat sosok tubuh tergeletak di kasur tanpa busana," jelas Pujiarto.

Atas penemuan itu, Pujiarto menginformasikan kepada RT setempat dan warga lainnya untuk memeriksa korban. "Saat kami membuka pintu rumah korban bersama seorang rekan lainnya dan disaksikan RT setempat, ditemukan Yulizar dalam keadaan telentang tanpa busana dalam kamar dan mulai membusuk," ujarnya.

Ketua RT setempat langsung melaporkan temuan mayat itu kepada Polsek Tanjungpinang Barat, Babinsa Bukit Cermin dan petugas melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP kondisi tubuh Yulizar sudah membiru dan membusuk, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

Dugaan sementara Yulizar meninggal dikarenakan penyakit komplikasi seperti gula, asma, jantung dan sakit maag.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Andri Warman, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh, korban saat lebaran masih aktif dihubungi. Namun, setelah lebaran kedua, Yulizar sudah tidak dapat dihubungi, sementara korban tinggal sendirian di rumah tersebut.

"Lebaran dihubungi masih aktif, tapi setelah lebaran kedua sudah tidak aktif," kata Iptu Andri.

Saat ini mayat Yulizar telah dibawa ke RSUD Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

Editor: Gokli