Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Alfons Masih Jalani Perawatan di RS Caris Medika
Oleh : Gokli/Dodo
Jum'at | 04-11-2011 | 12:49 WIB
Alfons-di-RS-Caris-Medika.gif Honda-Batam

Alfons, salah satu korban penyerangan dalam rusuh di Batuaji masih menjalani perawatan di RS Charis Medica Batuaji. (Foto: Gokli)

BATAM, batamtoday - Alfons (28) pria asal Ende, Nusa Tenggara Timur yang korban penyerangan lahan milik PT Makmur Perdana Pratama, di gang Kalimutu Simpang Base Camp, Batuaji pada Kamis kemarin, masih terbaring lemas di Rumah Sakit Charis Medika, Aviari, Batuaji.

 

Alfons yang saat penyerangan berlangsung bersama Zubair Dadi (50), belum bisa memberikan keterangan, lantaran dia masih berada di dalam kamar perawatan, dengan kondisi terbaring di tempat tidur.

"Iya mas, pria itu (Alfons, Red) masih di dalam, namun belum bisa ditemui kecuali seizin Polisi," ungkap seorang petugas medis, Jumat (4/11/2011). 

Pantauan batamtoday di kamar tempat Alfons dirawat masih terlihat sepi, hanya ada beberapa perawat yang terlihat sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

Sementara itu, Zubair Dadi korban yang tewas pada insiden pembantaian itu sudah diterbangkan ke kampung halamannya pada hari, Kamis (3/11/2011) sore.

Informasi ini dijelaskan oleh Ketua Ikatan Pemuda Kabupaten Ende, Beni di lokasi kejadian menyebutkan jenazah Zubair Dadi setelah selesai divisum di RSOB diterbangkan langsung ke Ende, NTT.

"Jenazah Dadi kita pulangkan ke kampung untuk dimakamkan di sana, akan tetapi kapan waktu pemakamannya saya kurang tahu, biarlah keluarga di sana yang tangani," papar Beni.

Sementara ini, Harid Sadi (29) rekan kedua korban yang bertugas menjaga alat berat di lahan milik PT Makmur Perdana Pratama, Kampung Kalimutu, Simpang Base Camp, Batuaji, saat ini masih trauma dengan peristiwa itu.

"Sadi katanya masih trauma," ujar seorang pria Flores yang namanya enggan disebutkan, saat ditemui batamtoday tidak jauh dari lokasi kejadian, Jumat (4/11/2011) siang.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang tewas dan seorang lainnya mengalami luka parah akibat penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) ke pos perusahaan developer PT Makmur Perdana Pratama, di Simpang Base Camp Batuaji, Kamis (3/11/2011) sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketiga orang korban yang sedang menjaga lahan milik perusahaan tiba-tiba diserang sekelompok massa yang berjumlah belasan orang yang menggunakan senjata tajam dengan membabi buta.