Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ini Resep Jitu Honda Genjot Penjualan Sedan
Oleh : Redaksi
Jum'at | 21-04-2017 | 15:38 WIB
sedan-honda1.jpg Honda-Batam

New Honda City dan Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy. (Foto: Tempo.co)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, mengatakan pasar sedan di Indonesia sulit berkembang, lantaran terhimpit model kendaraan tujuh penumpang hingga low cost green car (LCGC). Karena itu, kata dia, mesti ada terobosan dalam memasarkan jenis kendaraan yang tergolong mewah ini.

 

Menurut Jonfis, salah satu yang bisa mengerek penjualan sedan ialah pelanggan korporat. Hingga saat ini, menurut Jonfis, hanya perusahaan-perusahaan yang masih membeli sedan secara massal dan rutin untuk keperluan bisnisnya.

"Misalnya untuk kendaraan bos atau petinggi perusahaan, atau kendaraan khusus tamu. Pengadaan sedan oleh perusahaan cukup besar lho," kata Jonfis di sela-sela acara media test drive New Honda City di The Spoke, Alam Sutera, Tangerang, Kamis 20 April 2017.

Tak cuma untuk kendaraan spesial, Jonfis juga menyebut peluang baru dari pengadaan sedan oleh korporat. Setiap tahun, kata dia, banyak perusahaan besar yang membeli sedan untuk kebutuhan program kepemilikan kendaraan karyawanya, atau lazim disebut car ownership program (COP).

"Dengan model pembelian massal, apalagi sebagian pembayarannya dibantu oleh perusahaan, banyak karyawan yang awalnya tak tertarik memiliki sedan jadi menginginkannya," ujar Jonfis.

Namun Jonfis enggan menyebut nilai atau volume penjualan Honda untuk pangsa pasar korporasi. Dia hanya mengatakan proporsinya hampir sama dengan penjualan retail, dan mampu mendongkrak pasar sedan yang saat ini melemah. Karena program semacam ini pula, kata dia, Honda masih memasarkan aneka jenis sedan, terutama sedan mini dengan mesin 1.500 cc yang jangkauan konsumennya cukup masif.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan sedan sepanjang Januari-Desember 2016 mencapai 13.832 unit atau 1,3 persen dari pasar mobil nasional.

Volume penjualannya menurun jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya, saat agen pemegang merek kendaraan di Indonesia mampu memasarkan 17.422 unit sedan atau setara dengan 1,7 persen pasar kendaraan roda empat. Adapun pada Januari-Februari 2017, penjualan sedan hanya 1.592 unit atau 0,9 persen dari pasar.

Editor: Yudha