Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Uang Puluhan Juta dan Perhiasan Lesap

Maling Beraksi di Siang Bolong, Bobol Empat Rumah Sekaligus
Oleh : Roni Ginting/Dodo
Senin | 24-10-2011 | 18:32 WIB
bobol.gif Honda-Batam

Inilah salah satu rumah di Perumahan Putri Fortuna yang berhasil dibobol maling. (Foto: Roni)

BATAM, batamtoday - Aksi pembobolan rumah terjadi di Perumahan Putri Fortuna Blok Blok J, belakang GOR Tiban, Senin (24/10/2011) sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak tanggung-tanggung, pelaku membobol empat rumah sekaligus.

 

Rumah yang dibobol yakni Blok J No 12 milik Sahat, Blok J no 12A milik Ardi, Blok J no 14 milik Rivai dan Blok J no 15 milik Nor Vandoli.

Aksi pembobolan tersebut berawal ketika Rosmayulida, istri dari Ardi pulang kerumah setelah selesai mengajar. Dia kaget saat melihat teralis dan daun pintu depan sudah rusak.

Ketika masuk ke dalam rumah dia kaget bukan main karena ruang tamunya sudah berantakan. Saat itu dia juga melihat pintu kamarnya sudah rusak dan ternyata kamar tidurnya juga sudah diacak-acak oleh pelaku.

Setelah diperiksa, ternyata uang tunai Rp24 juta dan perhiasan emas yang tersimpan dalam lemari sudah digondol oleh pelaku. Melihat itu, dia langsung menyuruh suaminya agar pulang kerumah.

"Uangnya ada Rp24 juta. Yang Rp22 juta untuk renovasi rumah karena baru dapat sertifikasi dan yang Rp2 juta itu uang ujian murid istri saya. Perhiasannya, ada kalung, cincin dan anting-anting dengan berat total kira-kira 36 gram," kata Ardi yang terlihat sangat kesal.

Ardi juga mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu dia dan istrinya sempat melihat ada 6 orang yang mondar-mandir di gang depan rumah mereka dengan mengendarai sepeda motor. Karena tidak merasa ada yang salah, mereka tidak ambil pusing.

"Mungkin saja mereka saat itu sedang melihat-lihat situasi sekitar sini sebelum beraksi," terangnya.

Setelah itu, ternyata diketahui bahwa tiga rumah tetangga sebelah kanan dan sebelah kirinya juga sudah dibobol maling. Rumah mereka juga berantakan karena diobok-obok maling. Namun para tetangganya mengaku tidak ada kehilangan apa-apa.

"Kalau saya tidak ada yang hilang. Tapi waktu pulang kerja tadi memang pintu sudah dibobol dan rumah berantakan," ujar Sahat kepada wartawan.

Demikian juga rumah milik Rivai, tidak ada barang berharga yang hilang. Sedangkan rumah milik Vandoli belum diketahui apa saja yang hilang karena dia belum masuk ked alam rumah sebelum diizinkan oleh Polisi.

"Gak tau saya apa yang hilang, saya aja belum masuk. Kalau uang tidak ada simpan di rumah," ungkap Vandoli.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), anggota Polsek Sekupang dan Tim Identifikasi Polresta Barelang sedang melakukan penyelidikan.

"Kita masih selidiki dulu," kata Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Feri Kuswanto.