Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Gubernur Nurdin Tak Ingin Dengar Ada Anak Kepri Tak Bisa Sekolah
Oleh : Charles Sitompul
Minggu | 19-06-2016 | 18:50 WIB
nurdindilingga.jpg Honda-Batam

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat memimpin rapat bersama sejumlah SKPD Kepri dan Kabupaten Lingga di Daik, Lingga, Kepri. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan, pemerintahannya tidak ingin mendengar ada anak-anak Kepri kesulitan mengeyam pendidikan. Juga masyarakat yang kesulitan mendapatkan fasilitas kesehatan. Karena fasilitas dasar ini menjadi penting untuk peningakatan sumber daya manusia.

 

Penegasan itu disampaikan Nurdin saat memimpin rapat bersama sejumlah SKPD Kepri dan Kabupaten Lingga di Daik, Lingga, Ahad (18/6). Nurdin melakukan kunjungan kerja dua hari satu malam ke Kabupaten Lingga, Minggu (19/6/2016).

Hal itu, menurut Nurdin sejalan dengan pesan Presiden Joko Widodo saat melantik dirinya beberapa waktu lalu. Saat itu, kata Nurdin, jangan lagi terdengar masyarakat yang susah sekolah dan masyarakat yang tidak bisa menikmati fasilitas kesehatan sebagai pelayanan dasar.

Pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan, kata Nurdin akan dirasakan dalam waktu yang lama. Ini seperti berinvestasi sumberdaya manusia.

Nurdin juga berpesan, agar proyek dan kegiatan yang dirancang hendaknya dapat mendorong kegairahan ekonomi masyarakat. Seperti pembanguna infrastruktur baik jalan maupun pelabuhan. "Infrastruktur ini juga untuk meningkatkan konektiviti," kata Nurdin.

Infratruktur yang bagus, kata Nurdin, dapat mendukung banyak aspek. Bisa pariwisata, kelancaran arus barang dan orang serta lainnya.

Selain itu, Nurdin menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Baik pelayanan pendidikan kesehatan dan lainnya, juga pelayanan terhadap masuknya investasi.

Untuk investasi, kata Nurdin, saingan Kepri bukan hanya antar daerah, tetapi juga negara luar, seperti Singapura, Malaysia dan Vietnam.

Editor: Dardani