Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dijembatani Parmusi, Kubu Djan Fardz dan Kubu Romi Akhirnya Akur
Oleh : Irawan
Minggu | 06-03-2016 | 11:45 WIB

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kemelut Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai menemukan solusinya ketika ketua umum Parsaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam menjembatani pertemuan informal di Hotel Sahid, Jakarta. 

"Alhamdulillah, dua kubu sudah legowo menandatangani islah kesepakatan menuju Muktamar VIII PPP," ujar Usamah Hisjam, yang ikut menandatangani selaku mediator/saksi, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (6/3/2016).

Menurut Usamah, islah yang dijembatani tersebut merupakan kesepakatan untuk eksestensi PPP dan kemaslahatan umat. 

"Kami yakin islah itu disepakati semata-mata demi eksistensi PPP dan kemaslahatan umat," katanya.

Islah kesepakatan itu dihadiri dua kubu dimana Suryadhatma Ali Cq Djan Faridz diwakili Emron Pangkapi dkk,  sedangkan kubu Romahurmudzy (Romy) diwakili Fernita Darwis dkk. Tiga penandatangan yaitu Fernita Darwis, Renita Marlinawati, dan Usamah Hisjam, menandatangani enam butir kesepakatan di Hotel Sahid, Sabtu (5/3) pukul 23:00 WIB.

Ke-6 butir kesepakatan itu yakni menyepakati terselenggaranya islah demi eksistensi PPP & kemaslahatan umat; menyepakati diterimanya SK Menkumham Muktamar ke-7 Bandung sebagai dasar hukum penyelenggaraan Muktamar ke-8 PPP; menyepakati melakukan komunikasi intensif dengan Bapak SDA sebagai ketua umum PPP; menyepakati terselenggaranya rapat-rapat harian pengurus harian DPP PPP.

Butir islah selanjutnya adalah menyepakati pembentukan panitia Muktamar ke-8 PPP baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC); dan sepakat mengakomodir semua pihak dalam kepanitiaan Muktamar VIII PPP, baik SC dan OC. 
 
Editor: Surya