Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Gerak Keris Dukung Sanur, Kasus Nurdin Jalan Terus
Oleh : Harjo
Sabtu | 14-11-2015 | 11:05 WIB
gerak_Keris.jpg Honda-Batam
Logo Ormas Gerak Keris. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Tanjunguban - Akhirnya Ormas Gerakan Kepulauan Riau Sukses (Gerak Keris) menyatakan sikap politiknya dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang. Yaitu, mendukung pasangan nomor urut 1 HM Sani dan Nurdin Basirun (Sanur).


Meski mendukung Sanur, namun hal itu tidak mengugurkan kasus hukum Nurdin Basirun, mantan Bupati Tanjungbalai Karimun, terkait ijazah palsu. Demikian disampaikan Humaidi, Ketua Umum DPP Gerak Keris, kepada BATAMTODAY.COM di Tanjungpinang, Jumat (13/11/2015) malam. 

Keputusan mendukung HM Sani, setelah dilakukan pertemuan antara pengurus Gerak Keris bersama Huzrin Hood selaku Ketua Dewan Pembina Gerak Keris.

Ada pun alasan Gerak Keris mendukung HM Sani karena banyaknya permintaan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada Kepri. Namun pengurus Gerak Keris yang sudah menindaklanjuti kasus nurdin Basirun hingga diperiksa oleh Polda Meto Jaya, tidak akan berhenti karena mengambil keputusan untuk mendukung HM Sani.

"Artinya dengan adanya keputusan Gerak Keris secara resmi memberikan dukungan kepada HM Sani sebagai calon Gubernur di Pilkada Kepri. Tidak mengugurkan kasus atau mempengaruhi jalannya proses hukum Nurdin Basirun terkait dugaan ijazah palsu," tegas Humaidi.

Lebih Jauh Humaidi yang di dampingi oleh sejumlah pengurus Gerak Keris, menyampaikan, ormas yang pimpinnya mendukung HM Sani, selain  karena permintaan para tokoh. Gerak Keris yang bernafaskan Melayu tidak mendukung orang tempatan. Selain itu, untuk menekankan  pembangunan mental dan kebudayaan, jangan sampai Kepri  jadi pusat peredaran narkoba dan kasus lainnya.

"Sebaliknya tokoh HM Sani, dinilai birokrat yang sangat berpengalaman. Gerak keris juga tetap menyorotkan kebenaran, semua calon terus akan disorot, terkait apa yang sudah diperbuat saat menjabat sebelumnya. Hingga saat ini masing-masing calon masih standar dan belum mengubah Kepri bisa diandalkan secara nasional dan internasional," bebernya. 

Editor: Dardani