Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pekerjaan Sama, Kok Gajinya Bisa Beda
Oleh : Redaksi
Rabu | 14-10-2015 | 09:36 WIB
151008154910_piggybank_640x360_culturacreativealamy_nocredit.jpg Honda-Batam
Ilustrasi celengan babi. (Foto: Dok BBC)

BATAMTODAY.COM, London - Hal ini dapat terjadi kepada yang terbaik di antara kita sekali pun. Anda pikir Anda sudah melakukan pekerjaan hebat dalam menegosiasikan paket gaji Anda. Kemudian sesudah mulai bekerja, Anda menemukan bahwa gaji Anda jauh lebih rendah dibandingkan rekan kerja dengan posisi yang sama.


Insting pertama Anda pasti mendesak Anda untuk segera pergi ke kantor penyelia Anda dan melaporkan ketidakadilan. Tetapi, Anda pasti menyesal jika Anda benar-benar melakukan pendekatan "gaya perang" seperti itu.
Anda memang berada dalam posisi yang pelik.

“Di satu sisi, Anda ingin dibayar sesuai dengan keterampilan yang Anda berikan dan itu memang wajar,” kata Michael Bennett, direktur pengelola dan salah satu pendiri perusahaan konsultasi manajemen talenta dan perekrutan berbasis di London Rethink Group dalam sebuah emailnya.

“Namun, Anda juga tidak mau menjadi orang baru yang datang dan langsung membuat masalah.”

Situasi seperti ini memiliki jalan keluar. Cobalah salah satu pendekatan yang tidak terlalu konfrontasional ini untuk menegosiasikan kembali gaji Anda setelah Anda mulai bekerja.

Apa yang dapat Anda lakukan?

Ada beberapa opsi, menurut Bennett. “Tergantung pada bentuk perusahaan, Anda dapat bicara langsung kepada manajer lini atau pergi ke bagian Sumber Daya Manusia (SDM) dan kemukakan keprihatinan Anda,” katanya.

Tetapi sebelum melakukan hal ini, Anda juga perlu menyadari bahwa mungkin ada alasan kuat mengapa rekan kerja Anda dibayar lebih mahal daripada Anda.

Apakah Anda benar-benar memiliki jabatan yang persis sama? ? Apakah mereka mendapatkan gaji itu karena kedudukan mereka sebagai pegawai senior atau karena bonus kinerja?”

“Bisa saja karena mereka bergabung dengan organisasi itu pada saat harga di pasar berbeda dari harga yang sekarang ada, sehingga artinya mereka bisa mendapatkan kesepakatan yang lebih menguntungkan,” katanya.
“Jadi, cobalah menemukan dulu fakta-faktanya.”

Jarang sekali hal ini sesederhana yang Anda lihat, jadi Anda perlu memastikan dahulu bahwa Anda benar, menurut Benoit Vialle, kepala petugas operasi di perusahaan pemula NakedWines.com yang berbasis di Kalifornia Utara.

“Apakah Anda benar-benar memiliki jabatan yang persis sama? Apakah rekan kerja Anda memiliki pangkat yang sama tetapi dengan tanggung jawab yang lebih banyak? Apakah mereka mendapatkan gaji itu karena kedudukan mereka sebagai pegawai senior atau karena bonus kinerja?”

“Jika pekerjaan Anda mengemudikan kereta bawah tanah, ijazah S3 Anda di bidang arkeologi tidak akan mempengaruhi kinerja Anda,” kata Jorg Stegemann yang mengetuai Kennedy Executive Search yang memiliki beberapa kantor di Amsterdam, Frankfurt, Milan, Paris dan Praha. â€œDalam pekerjaan lain, ijazah itu akan memberi perbedaan.”

Jadi, dalam kasus pengemudi kereta bawah tanah, gaji mungkin harus setara, tetapi “jika Anda manajer regional untuk sebuah perusahaan dan rekan kerja Anda, juga manajer regional, tetapi memiliki lebih banyak pengalaman serta gaji yang lebih tinggi, maka Anda tidak punya alasan untuk mengeluh,” kata Stegemann.

Anda harus ingin bersifat proaktif dan mengukur dampak kerja Anda, menurut Vialle. â€œPastikan bahwa kontribusi Anda menambah nilai bagi perusahaan dan lakukan yang terbaik untuk mengukur dampak positif yang Anda miliki,” kata Vialle dalam emailnya.

“Akan lebih mudah mendiskusikan permintaan gaji lebih besar jika Anda menunjukkan hasil tambahan itu dan juga tentunya ini mempermudah perusahaan Anda.”

Tentukan harapan yang jelas untuk diri Anda sendiri.

“Begitu Anda sudah mulai mapan di perusahaan dan Anda yakin Anda dibayar lebih sedikit daripada orang lain yang melakukan pekerjaan yang sama, dan Anda tahu Anda ingin dibayar lebih, maka buatlah agar para pengambil keputusan tahu Anda ingin mendapat lebih,” kata Vialle.

Sangatlah tidak mungkin perusahaan memberi Anda gaji yang lebih besar hanya karena Anda mengatakan tidak adil. “Bersiaplah untuk melakukan lebih banyak pekerjaan atau mencapai titik tolok ukur tertentu untuk membuka jalan menuju gaji lebih besar,” katanya.

Dan bekerjalah untuk menunjukkan perbedaan Anda. “Jika Anda memiliki posisi yang persis sama dengan orang lain yang mendapatkan lebih banyak daripada Anda, maka kerjakanlah proyek yang tidak mereka lakukan dan lakukan dengan cemerlang,” kata Vialle. (Sumber: BBC Indonesia)

Editor: Dardani