Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Membangun Nasionalisme Generasi Muda
Oleh : Opini
Senin | 14-09-2015 | 10:38 WIB

Oleh: Herni Susanti*

WAWASAN kebangsaan merupakan kesamaan cara pandang mengenai diri bangsa dan ideologi, cita-cita yang diorientasikan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Wawasan kebangsaan dan nasionalisme generasi muda semakin berkurang, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan sangat perlu dilakukan untuk wawasan kebangsaan generasi muda. Namun perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan seharusnya tidak hanya diperingati setahun sekali dengan perayaan-perayaan tertentu.

Perjuangan tersebut harus dimaknai dan dilanjutkan oleh generasi muda dan sudah menjadi kewajiban sebagai generasi muda untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang sudah diraih dengan susah payah melalui perjuangan para pahlawan yang sudah mempertaruhkan jiwa dan raganya. Pengabdian ke masyarakat terlibat dalam kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat merupakan salah satu cara yang kini banyak dilakukan oleh para pemuda, mendukung perkembangan produk dalam negeri. Banyak dari anak muda Indonesia yang lebih merasa bangga saat menggunakan produk dari brand-brand ternama di dunia.

Tanpa disadari, hal tersebut justru dapat mematikan pertumbuhan dari brand-brand lokal yang beberapa diantaranya juga memiliki kualitas produk yang tidak kalah dengan brand luar. Di era modern saat ini wawasan kebangsaan sedikit tidaknya sudah mulai luntur karena adanya ancaman, global, regional dan nasional, 3 ancaman tersebut dapat dicegah dengan selalu mengidentifikasi dan mengenali masalah, disiplin dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, melakukan gerakan-gerakan yang berbasis kebangsaan dan mengadakan komunitas serta merintis progam pembangunan karakter berbangsa dan bernegara.

Memajukan Sektor Pendidikan
Aset terbesar dari suatu negara bukanlah sumber daya alamnya, melainkan sumber daya manusia dari negara tersebut. Oleh karena itu, untuk mendapatkan kemerdekaan yang sesungguhnya, diperlukan perbaikan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama dalam hal pendidikan. Maka dari itu, pembenahan fasilitas pendidikan harus menjadi prioritas utama yang harus dilakukan untuk perbaikan kualitas SDM di Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan kepedulian dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga generasi muda.

Generasi muda bisa ikut berperan aktif dalam memperbaiki sektor pendidikan di Indonesia. Untuk mencapai kemerdekaan yang sesungguhnya, hal terpenting yang harus dilakukan adalah memerdekakan generasi perbaikan bangsa dari keterbatasan dalam pendidikan maupun kesehatan, dan generasi muda bisa ikut terlibat dalam hal tersebut. Ketika anak-anak dan generasi muda Indonesia hanya dicekoki dengan pendidikan yang berbasis skill dan sains tanpa menanamkan rasa nasionalisme dan progresifitas, maka mereka akan hanya menjadi pekerja ketika telah lulus dari institusi pendidikan.

Parahnya akan lebih mudah lagi untuk menjadi korban-korban regulasi yang dihasilkan oleh legislator-legislator yang entah dari proses apa dapat duduk di kursi legislatif. Apabila setiap pemuda bisa berkontribusi di daerahnya masing-masing bahkan di daerah yang belum terjamah, maka tercapailah maksud dan tujuan dari kemerdekaan.

Mengenalkan Budaya Indonesia
Generasi muda Indonesia sebagai anak bangsa Indonesia/NKRI harus pandai mencintai tanah air Indonesia serta harus bangga menjadi anak Indonesia dimana NKRI adalah negara yang kaya raya. Kalau generasi muda mencintai tanah air maka harus berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945. Indonesia yang mempunyai lebih dari 746 bahasa daerah dan 17.508 pulau dapat hidup berdampingan,melalui bahasa kita bisa membuat peta budaya,sehingga dapat dikenal oleh masyarakat dunia. Pengenalan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia juga dapat dijadikan sebagai wujud untuk mengisi kemerdekaan. Budaya memang menjadi bagian penting dan tidak bisa dilepaskan dari nama suatu bangsa.

Bahkan budaya bisa dikatakan sebagai hal yang dapat menjadi representasi dari bangsa dan negara yang bersangkutan. Potensi disintegrasi sangat besar, kita ambil contoh sekarang ini banyak bahasa daerah sudah hanpir punah dan banyak anak bangsa yang tidak dapat berbahasa daerahnya dan lebih senang menggunakan bahasa asing. Bangsa Indonesia dihadapkan pada perubahan tetapi tetap harus menjaga budaya-budaya lama.

Menghangatnya wacana tentang pemuda dan kebangsaan belakangan ini setidaknya mengandung makna bahwa ada upaya menumbuhkan semangat nasionalisme pemuda demi masa depan bangsa yang lebih baik khususnya NKRI. Masa depan NKRI saat ini ada di tangan pemuda. NKRI akan tetap ada selama semangat nasionalisme itu tetap ada. Oleh karena, jika kita masih menginginkan keberadaan NKRI, maka nasionalisme pemuda harus dibangun dan lestarikan dengan menggandeng budaya-budaya lokal (adat istiadat).

Ancaman Generasi Muda    
Era saat ini kita harus waspada terhadap perubahan lingkungan strategis dengan lingkup Global, regional dan nasional, bentuk ancaman global salah satunya liberalisme, bentuk ancaman regional diantaranya klaim wilayah, keamanan, salah persepsi keamanan regional dan ancaman nasional terkait dengan geografi, demograsi, SDA dan Ipoleksosbud serta pertahanan keamanan, semua bentuk ancaman tersebut harus generasi muda waspadai. Peran yang sangat penting dan strategis bagi pemuda Indonesia sebagai generasi penerus dan salah satu kekuatan utama bangsa harus sadar dan paham ancaman yang sedang berkembang melalui cara- cara baru, namun efek penghancurannya lebih dahsyat.

Bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada ancaman yang berat sangat jauh dengan masa lalu,yang dikenal dengan istilah proxy war dimana pelaku tidak di kenal secara jelas,namun bila dicermati dampaknya telah menimbulkan berbagai persoalan dan berbagai konflik di masyarakat dengan pemerintah. Proxy War bukan perang konvesional, tidak jelas siap kawan dan siapa lawan (perang menggunakan pihak lain sebagai boneka) yang dapat memecah belah dan mengancam bangsa Indonesia.
 
Hal tersebut dapat dicegah dengan menanamkan jiwa nasionalisme dan patriot yang tinggi kepada generasi penerus. Untuk itu, segenap pemuda Indonesia harus bijak dan teliti memikirkan berbagai langkah menyikapi berbagai ancaman NKRI yang semakin nyata dan perlu antisipasi sedini mungkin. Yang kita perlukan saat ini adalah bisa menjawab dan menghadapi tantangan jaman dengan berbagtai bentuk ancaman, bersama-sama kita jaga kepentingan strategis nasional untuk menjamin kedaulatan keutuhan dan keselamatan NKRI.
 
Menanamkan Jiwa Nasionalisme
Menanamkan jiwa nasionalisme kebangsaan kepada anak bangsa untuk dapat memberikan kontribusi positif sesuai tugas dan bidangnya masing-masing, guna mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera dan menangkal segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu keutuhan wilayah NKRI. Nasionalisme merupakan suatu keharusan bagi generasi muda untuk memahami dan menjalankan makna dari nasionalisme, karena wawasan kebangsaan itu lahir dari pemuda sehingga pemuda harus mampu mempelopri semangat nasionalismenya. Cara paling strategis dalam membangun semangat nasionalisme pemuda adalah lewat pendidikan. Pendidikan yang kritis, kreatif, dan mengabdi untuk kepentingan bangsa dengan menjadi garda terdepan dalam menciptakan perdamian.

Selain itu, nasionalisme harus dibangun dari dalam dan oleh pemuda itu sendiri untuk kepentingan bangsa. Pancasila adalah pondasi tegak berdirinya NKRI dan jika pondasinya rusak maka tamatlah NKRI, untuk itu marilah bersama-sama dengan para generasi muda untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI dengan cara mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Pancasila dikembangkan dalam semangat demokrasi yang secara konsensual akan dapat mengembangkan nilai praktisnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang serba pluralistik.

Mengaktualisasikan nilai Pancasila ke dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara adalah suatu keniscayaan agar Pancasila tetap selalu relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi pengambilan kebijaksanaan dan pemecahan masalah krusial kehidupan berbangsa dan bernegara. NKRI itu tidak bisa berjalan alami, NKRI itu harus dipupuk agar tetap bersatu, dijaga dan diperjuangkan dengan asas keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.

*) Penulis, adalah Pemerhati Permasalahan Nasional