Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Angka Buta Aksara Nasional Tinggal 3,76 Persen
Oleh : Redaksi
Rabu | 09-09-2015 | 08:18 WIB
ilustrasi_buta_huruf.jpg Honda-Batam
Foto ilustrasi/net

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Capaian penuntasan buta aksara di Indonesia disebut luar biasa. Berdasarkan data di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hingga akhir 2014, angka buta aksara nasional hanya tersisa 3,76 persen atau sekitar 6.007.486 orang.

Selain itu, data dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan yang dikeluarkan dalam laporan akuntabilitas kinerja Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud tahun 2015, pada 2014 lalu pemerintah telah berhasil mengentaskan buta aksara sebanyak 157.920 penyandang tunaaksara.
 
Dikutip dari laman Kemendikbud, penurunan jumlah buta aksara pada 2014 tersebut melampaui target sisa penyandang buta aksara yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu sebesar 3,83 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Pada tahun sebelumnya, jumlah penduduk buta aksara masih mencapai 4,03 persen atau sekitar 6.165.406 orang.

Pendidikan keaksaraan merupakan salah satu upaya untuk memenuhi hak-hak dasar warga negara Indonesia dalam memperoleh pendidikan yang layak, selain itu juga untuk meningkatkan kualitas setiap warga negara dalam kemampuan membaca, menulis, berhitung, dan mendengarkan serta berbicara untuk mengkomunikasikan teks lisan dan tulisan. Melalui pendidikan keaksaraan ini diharapkan kapasitas peserta didik dapat meningkat hingga mencapai kemampuan keaksaraan dasar (basic literacy). (*)

Editor: Roelan