Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

DPRD Kepri Nilai Duo HMS Berhasil Laksanakan Visi dan Misinya di Kepri
Oleh : Charles Sitompul
Kamis | 09-07-2015 | 18:29 WIB
jumaga_kenangan.jpg Honda-Batam
Ketua DPRD memberikan cinderamata kepada Gubernur Kepri HM.Sani.

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - DPRD Kepri menilai selama lima tahun jabatan HM Sani dan HM. Soerya Respationo (Duo HMS) telah berhasil melaksanakan pembangunan dan menorehkan berbagai prestasi bagi Provinsi Kepulauan Riau. 

Penilaian itu, dikatakan Ketua dan seluruh anggota DPRD Kepri, dalam Rapat Paripurna Istimewa penyampaian masa berakhirnya jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri periode 2010-2015 di Gedung DPRD Kepri-Dompak, Kamis (9/7/2015).

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, melalui visi dan misi "Terwujudnya Kepulauan Riau Sebagai Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera, Berakhlak Mulia dan Ramah Lingkungan,” yang tertuang di dalam dalam RPJMD Provinsi Kepulauan Riau 2010-2015 telah mencapai  9 misi.
 
Dari pencapaian visi dan misi tersbut, DPRD memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, atas pencapaianya yang luar biasa selama memimpin. 

Di sektor Pendapatan, selama kurun waktu 2010 - 2014, total pendapatan asli daerah mengalami kenaikan hampir mencapai Rp 1 triliun atau naik sebesar 55,63 persen dibandingkan PAD n 2010 yang hanya sebesar Rp 521 miliar dan melonjak menjadi Rp 1,03 triliun tahun 2014 dengan Dana Alokasi Perimbangan naik dari Rp 1,31 triliun menjadi Rp 1,66 triliun. 

DPRD juga memberikan apresiasi atas indikator kinerja dalam RPJMD 2010-2015. Dari 280 indikator kinerja Pemerintah Provinsi Kepri berdasarkan Visi dan Misi-nya hingga saat ini telah tercapai sebanyak 229 indikator atau sebanyak  81,79 Persen.

"Sisanya 51 indikator atau 18, 21 persen, kita harapkan akan bisa tercapai sampai akhir jabatan Gubernur pada Agustus 2015 ini," kata Jumaga.

Di sektor Urusan Dasar, Bidang Pendidikan, kinerja Duo HMS juga dinilai telah berhasil dengan capaian  82,93 persen, Kesehatan 73,33 persen. Demikian pula pada pekerjaan umum, Perencanaan Pembangunan, Lingkungan Hidup, Kepemudaan dan olahraga, Ketahanan Pangan, Perindustrian dan Perdagangan.

"Masing-masing mencapai 100 persen, demikian pula dengan perhubungan yang mencapai 90 persen dan pemberdayaan perempuan dan mencapai 96,97 persen," pungkasnya.

Editor: Dodo