Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Punya Peranan Strategis Keberlangsungan Manusia

MPR RI Minta Masyarakat Jaga Sumberdaya Air
Oleh : Surya
Sabtu | 04-07-2015 | 14:52 WIB
Hidayat.jpg Honda-Batam
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid

BATAMTtODAY.COM, Jakarta - Ketika pertumbuhan penduduk bumi sudah mencapai 7 miliar orang, tentu membutuhkan pasokan air dan pangan dalam jumlah besar. 


 
Air memiliki peranan strategis untukmengairi pertanian dan untuk konsumsi langsung manusia. Hanya saja peran penting air ini sering diabaikan, bahkan setiap hari dalam menggunakan air cenderung berlebihan.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid ketika membuka dialog buku ‘Islam dan Air-Konservasi air dalam Islam’ di Gedung MPR RI Jakarta kemarin Hadir antara lain Kabag Humas MPR RI Ma’ruf Cahoyono dan editor buku Fachruddin Majeri Mangunjaya selaku pembicara.

Perilaku pemborosan air di tengah gencarnya isu perubahan iklim sudah tidak relevan lagi, sehingga perlu dilakukan pembenahan, agar masyarakat efektif dan efisien dalam menggunakan air. “Dan buku ini menjelaskan arti penting penghematan air melalui konservasi dan menggali nilai-nilai Islam tentang air,” ujarnya.

Dikatakan, jika air merupakan sumber daya alam yang terbatas, maka penggunaan air perlu dilakukan penghematan. Langkah tersebut bisa diawali dengan konservasi air yaitu ingin menghemat air dengan cara menggunakan air secara lebih bijak. 

Dalam Islam pun kata Hidayat, air merupakan salah satu komponen penting. Al-Quran bahkan menyebutnya dengan air, hujan, air mancur, dan sungai yang merupakan simbolkasih saying Allah SWT kepada manusia.

Contohnya dalam surat Al-Furqon, di mana kedatangan air hujan itu sebagai pembawa rahmat, berbarengan dengan pesannya agar kita selalu bersyukur dan mencerminkan akan nikmat alam termasuk air.

“Itu mengingatkan kita pada perjuangan istri Nabi Ibrahim, Siti Hajar yang mondar-mandir sampai 7 kali di tengah panasnya dan tandusnya padang pasir. Dari sofa dan marwah, dia terus mencari air untuk sang putra tercintanya, Ismail yang kehausan. Kemudian Allah mengutus malaikat melalui hentakan tumit Ismail, akhirnya keluarlah air zam-zam itu,” tutur politisi PKS itu.

Dengan demikian Hidayat berharap ketika sudah dikenalkan sejak dini akan pentingnya air, kelak di masa depan generasi muda akan lebih bisa menghargai manfaat air dan melakukan konservasi untuk menjaga kelestarian lingkungan alam.”Jadi, mari kita jaga dan rawat air dan lingkungan agar terus memberi manfaat bagi kehidupan,” pungkasnya.

Editor : Surya